Jelang Pertemuan IMF-WB 2018, Pendalaman Kolam Pelabuhan Benoa Capai 80%

Pendalaman kolam dermaga timur, turning basin, dan alur Pelabuhan Benoa telah mencapai 80% dan dipastikan rampung akhir bulan ini atau sebelum gelaran pertemuan IMF-WB 2018 di Bali.
Ni Putu Eka Wiratmini | 08 Agustus 2018 16:57 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (kanan) saat meninjau perkembangan pendalaman alur dermaga timur Pelabuhan Benoa sebagai proyek strategis menjelang Pertemuan IMF-WB 2018 di Denpasar, Rabu (8/8/2018). - Bisnis/Ni Putu Eka Wiratmini

Bisnis.com, DENPASAR -- Pendalaman kolam dermaga timur, turning basin, dan alur Pelabuhan Benoa telah mencapai 80% dan dipastikan rampung akhir bulan ini atau sebelum gelaran pertemuan IMF-WB 2018 di Bali. 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pendalaman kolam alur ini menjadi penting agar nantinya kapal cruise ukuran besar sekitar 335 Gross Ton (GT) yang dibawa delegasi bisa bersandar di Pelabuhan Benoa.

Sebelumnya, dalam kolam alur dermaga timur Pelabuhan Benoa sekitar 9 Mean Low Water Springs (MLWS) dengan kapal yang bisa bersandar ukuran 260 GT. Saat ini sedang dikerjakan pendalaman alur menjadi 12 MLWS agar kapal ukuran 335 GT bisa bersandar. 

Menurut Luhut setelah pendalaman alur dermaga pembangunan gedung terminal baru dan area hijau pelabuhan akan dikerjakan. Ditargetkan pengerjaannya rampung pada Maret 2019 nanti.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (kanan) saat meninjau perkembangan pendalaman alur dermaga timur Pelabuhan Benoa sebagai proyek strategis menjelang Pertemuan IMF-WB 2018 di Denpasar, Rabu (8/8/2018)./Bisnis-Ni Putu Eka Wiratmini

"Pendalaman alur dipastikan selesai akhir bulan ini," kata Luhut, Rabu (8/8/2018).

CEO Pelindo III Regional Bali Nusra I Wayan Eka Saputra mengatakan hingga saat ini belum ada informasi mengenai delegasi IMF-WB 2018 yang datang ke Bali melalui jalur laut.

Namun, pendalam alur akan terus dikejar untuk mengantisipasi jika nantinya ada delegasi yang datang ke Bali melalui Pelabuhan Benoa. 

Sementara, Pelabuhan Benoa dipercantik dengan pembangunan gate baru dan ditarget rampung September 2018. 

"Alur kolam sedang on progress dari minus 9 jadi minus 12 agar nanti kapal-kapal besat bisa sandar, kalau sampai Desember nanti yang masih akan datang ukuran 260 GT," katanya. 

Adapun pengerukan kolam dermaga timur, turning basin, dan alur pelabuhan telah dimulai sejak April 2018. Dengan meningkatnya kedalaman dermaga, ini maka kapal dengan jumlah penumpang hingga 3.352 orang akan bisa bersandar di Pelabuhan benoa. Sebelumnya, Pelabuhan Benoa hanya bisa menampung kapal dengan jumlah penumpang hingga 1.430 orang.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top