Optimalkan Bagasi Penumpang, Tips Inovasi Gandeng Citilink dan Angkasa Pura II

PT Tips Inovasi Indonesia menghadirkan aplikasi TIPS, sebuah platform digital yang memanfaatkan jatah bagasi penumpang yang tidak terpakai untuk mengoptimalkan utilisasi ruang bagasi penumpang penerbangan domestik.
Newswire | 16 Agustus 2018 14:36 WIB
ilustrasi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Tips Inovasi Indonesia menghadirkan aplikasi TIPS, sebuah platform digital yang memanfaatkan jatah bagasi penumpang yang tidak terpakai untuk mengoptimalkan utilisasi ruang bagasi penumpang penerbangan domestik.

Aplikasi TIPS diklaim bisa mengirimkan barang antar kota secara cepat, aman, dan tiba di tujuan pada hari yang sama.

TIPS meneken perjanjian kerja sama terkait dengan pemanfaatan bagasi penumpang yang dilakukan oleh CEO PT Tips Inovasi Indonesia Vincent Kusuma, Direktur Utama PT Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo, EGM Commercial Service Division PT Angkasa Pura II (Pesero) Dorma Manalu, Direktur Ultama PT Angkasa Pura Logistik Herry A. Y. Sikado, Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo Denny Fikri.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Komisaris Utama TIPS Abdee Negara dan Devy W.A, Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero) Suradji selaku induk perusahaan dari PT Angkasa Pura Logistik turut menyaksikan penandatanganan kerja sama itu, di Jakarta, Rabu (15/8).

TIPS menggandeng PT Citilink Indonesia yang merupakan low cost carrier dengan on time performance terbaik di Indonesia guna memastikan akurasi waktu pengiriman.

“Melalui aplikasi TIPS Inovasi yang tersedia pada peranti berbasis Android dan iOS, penumpang yang memiliki jatah bagasi yang tidak terpakai dapat memperoleh insentif dengan berbagi bagasi tersebut,” ungkap CEO PT Tips Inovasi Indonesia Vincent Kusuma.

Data BPS 2016, sambungnya, menyebutkan bahwa setiap penumpang penerbangan domestik memiliki jatah bagasi 15 kg-20 kg. Namun, utilisasi penumpang penerbangan domestik hanya 42%. Ada 58% ruang bagasi penumpang yang tidak terpakai.

Sebaliknya, pertumbuhan nilai transaksi e-commerce di Indonesia mencapai 78% per tahun, sehingga memunculkan kebutuhan jasa pengiriman sekitar 80 juta paket per bulan.

Hal ini menginspirasi TIPS untuk memanfaatkan jatah bagasi penumpang yang tidak terpakai untuk mengirimkan barang antar kota secara cepat dan aman, serta tiba di tujuan di hari yang sama.

Kehadiran TIPS menghadirkan alternatif baru dalam pengiriman barang antar kota yang dapat tiba di hari yang sama.

Menurut Vincent, pola crowd shipping dengan keamanan berlapis oleh pihak otoritas bandara ini merupakan model bisnis yang pertama kali ada di dunia.

Menhub Budi Karya mengatakan, pemerintah terus mendukung dan menggalakkan setiap sistem yang dikembangkan oleh siapa saja yang bertujuan memudahkan pelayanan terhadap masyarakat.

“Aplikasi yang dikembangkan oleh PT Tips ini membantu memudahkan dan mempercepat dalam pergerakan barang dari satu titik ke titik yang lain."

Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin mendukung penuh inovasi layanan baru tersebut dengan tetap menjunjung tinggi aspek keamanan dari layanan sesuai dengan peraturan penerbangan.

Dirut PT Angkasa Pura Logistik Herry A.Y. Sikado menegaskan, prinsip kemananan dan kehati-hatian tidak bisa dikompromikan dalam usaha inovatif dari Tips.

Tag : aplikasi
Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top