Grab Kucurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Lombok

Grab bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) - Palang Merah Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) senilai Rp1 miliar yang digalang dari para pengguna - baik penumpang maupun mitra pengemudi, dalam jangka waktu dua minggu melalui penukaran poin GrabRewards.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 18 Agustus 2018 21:11 WIB
Grab bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) - Palang Merah Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) senilai Rp1 miliar. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Grab bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) - Palang Merah Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) senilai Rp1 miliar yang digalang dari para pengguna - baik penumpang maupun mitra pengemudi, dalam jangka waktu dua minggu melalui penukaran poin GrabRewards.

Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia, mengungkapkan terima kasih kepada para donatur atas kemurahan hati bersama membangun kembali Lombok melalui pemanfaatan kekuatan transformatif dari teknologi.

Dia menegaskan komitmen Grab kepada Indonesia tidak semata-mata melayani para mitra pengemudi dan wirausahawan mikro.  Dia mengakui setelah berita gempa bumi tersebut beredar, para Grabbers, baik yang berada di Indonesia maupun di luar negeri, langsung menghubungi Grab di Jakarta dan menanyakan apa yang bisa mereka lakukan untuk membantu saudara-saudara di Lombok.

“Sehari setelah gempa terjadi, komunitas Grab yang terdiri dari para pelanggan, karyawan, mitra pengemudi dan agen menuju lokasi gempa dan memberikan bantuan kepada mereka yang terkena dampak dari musibah gempa bumi tersebut. Kami ingin menyatukan komunitas kami, mulai dari Aceh hingga Jayapura, untuk bangkit bersama dan membantu teman-teman di Lombok," terang Ridzki melalui siaran pers, Sabtu (18/8/2018).

Bantuan Grab difokuskan pada tiga sektor utama, yakni mobilitas, kesehatan dan penanganan trauma. Para mitra pengemudi Grab dilibatkan untuk membantu mobilitas para relawan, dokter, obat-obatan, dan barang logistik lain sebagai bagian dari upaya penanganan bencana melalui layanan GrabShuttle yang khusus diterjunkan langsung ke lokasi bencana. 

Terkait kesehatan, Grab membantu pengadaan fasilitas pendukung untuk pelayanan kesehatan dasar dalam bentuk penyediaan tenda darurat beserta peralatan pendukung non-medis, seperti tenda peleton, genset, dan lainnya

Pada penanganan trauma, Grab bekerja sama dengan sejumlah pihak termasuk PMI dalam menyediakan kegiatan terapi Trauma Healing dengan bermain, menggambar dan berdoa guna mengurangi beban psikologis masyarakat Lombok yang terkena dampak gempa berkekuatan 7 pada skala richter (SR).

Mustofa Adid, seorang penyintas bencana gempa dan mitra pengemudi GrabCar di Lombok yang juga berperan sebagai solusi bagi orang di sekelilingnya mengungkapkan kesannya membantu sesama korban gempa dengan bergabung dalam tim GrabShuttle.

Mustofa bersyukur dapat terlibat langsung proses penanganan pemulihan bencana di Lombok dan sejumlah daerah yang cukup jauh dari pusat kota Mataram dimana dia tergabung di GrabShuttle yang bertugas untuk mengantarkan pihak-pihak yang sangat dibutuhkan di daerah bencana seperti tim PMI, dokter, sukarelawan dan tenaga ahli lainnya. 

"Kami juga memberikan bantuan materi dan moril. Kami harap mereka tidak merasa sendiri dan kembali memiliki semangat untuk bangkit karena kami selalu ada untuk mereka," paparnya.

Abidin, Pengendali Operasi, Palang Merah Indonesia mengatakan, Grab telah sejak awal turun langsung mendukung PMI dalam upaya penanganan bencana di Lombok tanpa mengenal batasan waktu dan lokasi. 

"Kami harap kepedulian Grab dapat menjadi contoh bagaimana kita dapat saling bahu-membahu demi kemanusiaan," kata Abidin.

 

Tag : gempa lombok, Grab Taxi
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top