Team Proyek Bandara Syamsudin Noor Bantu Masyarakat Lombok Utara

Banjarbaru (21/08/2018), Sejak gempa 7 Skala Richter (SR) mengguncang Lombok Utara mulai pukul 18.46 WIB, Minggu 5 Agustus 2018 (sumber : BMKG), meninggalkan duka mendalam bagi warga yang kehilangan harta benda bahkan meninggalnya sanak saudara .
MediaDigital | 21 Agustus 2018 13:57 WIB

Banjarbaru (21/08/2018), Sejak gempa 7 Skala Richter (SR) mengguncang Lombok Utara mulai pukul 18.46 WIB, Minggu 5 Agustus 2018 (sumber : BMKG), meninggalkan duka mendalam bagi warga yang kehilangan harta benda bahkan meninggalnya sanak saudara .

Hal tersebutlah yang menggerakkan Team PPBDJ (Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin) bersama para kontraktor PT. NKE, PP-Wika Gedung (PPWG) serta partisipasi para karyawan untuk ikut serta membantu warga Lombok di lokasi terjadinya gempa.

Tim relawan diberangkatkan yaitu terdiri dari Bpk. Moch. Bagus Dwi Martanto Electronic Section Head sebagai leader dibantu Sdr Egi Maryudi dan Sdr Ridho untuk ikut membantu warga serta menyalurkan bantuan yang dibutuhkan warga sejak 09/8 adalah sembako, perlengkapan sholat, pakaian layak pakai, obat-obatan dan akan terus berlanjut hingga Senin 20/8.

Bapak M. Bagus Dwi Martanto, menyatakan bahwa “Gempa yang terjadi sebesar 7 SR yang terjadi pada tanggal 5/8 tersebut menyebabkan kerusakan berat dibeberapa tempat. bahkan sampai dengan bangunan rata dengan tanah. Beberapa keluarga di sekitar rumah saya di sana juga harus mendirikan tenda pengungsian dan standby tidur di garasi agar ketika terjadi gempa susulan kami bisa cepat menyelamatkan diri. awalnya Anak-anak juga masih bisa sekolah, mereka masuk pukul 09.30 WITA dan pulang 12.00 WITA setelah itu ada himbauan dr gubernur ntb utk diliburkan sampai dengan info lebih lanjut”.

Bahkan hingga dini hari Minggu 19/8, Bapak Bagus yang masih berada di lokasi untuk memantau kondisi dan mengkoordinir pengiriman logistik dr tim PPBDJ yg masih dibutuhkan warga, menyatakan "bahwa pada pukul 11 malam waktu setempat, gempa susulan masih terjadi bahkan disaat warga mulai tenang dan menikmati istirahat malam, mengakibatkan aliran listrik PLN wilayah setempat mati pada pukul 22.56 WITA dikarenakan gempa susulan 7 SR tersebut".

Bantuan tahap kedua Swadaya dari Tim Satker, PPWG, NKE dan sumbangan sukarela para karyawan dikirimkan kembali berupa terpal,selimut, dll untuk daerah Bayan, Lombok Utara 20/8 dan diperkirakan akan sampai sore ini 21/8, krn msh kurangnya kebutuhan pasca gempa dan untuk antisipasi adanya gempa susulan.

Seluruh tim PPBDJ berharap dengan adanya bantuan tersebut dapat memperkuat rasa tanggap peduli bagi sesama yg terkena musibah yang terjadi dan agar dapat meringankan beban warga Lombok khususnya di Desa Bayan, Lombok Utara. Serta seluruh tim PPBDJ serta Kontraktor juga berharap semoga musibah yang di dapat segera berakhir sehingga kehidupan warga dapat berjalan normal kembali.

Tag : angkasa pura i
Editor : MediaDigital

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top