GEMPA LOMBOK: JNE Kirimkan 103 Ton Bantuan Secara Gratis

Perusahaan jasa pengiriman ekspres, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir mengirimkan 103 ton bantuan untuk korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat
Ilham Budhiman | 22 Agustus 2018 17:45 WIB
Bantuan untuk korban gempak Lombok - Istimewa/JNE

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan jasa pengiriman ekspres, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir mengirimkan 103 ton bantuan untuk korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Presiden Direktur JNE Mohamad Feriadi mengatakan gempa bumi yang terjadi di Lombok merupakan duka bagi seluruh rakyat Indonesia. JNE harus sigap dalam menanggapi dan melakukan langkah–langkah untuk membantu masyarakat di sana, termasuk juga para karyawan JNE Mataram beserta kerabat beserta keluarganya.

"Total sebanyak lebih dari 103 ton barang bantuan masyarakat tersebut dikirimkan secara gratis oleh JNE,” kata Feriadi dalam keterangan resminya, Rabu (22/8/2018).

Peristiwa gempa bumi tersebut menggugah JNE untuk memberikan bantuan dengan kapabilitas yang dimiliki dengan mendirikan Posko Bencana JNE Mataram di Kantor JNE Mataram, Jl. Amir Hamzah No. 102 Mataram, Lombok, NTB.

JNE pun mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk menyumbangkan beragam barang yang diperlukan oleh masyarakat di Lombok yang terdampak bencana gempa bumi.

Mulai tanggal 11 sampai 19 Agustus 2018 lalu, kantor- kantor cabang utama JNE di 54 kota di seluruh Indonesia memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengirimkan barang bantuan dengan ketentuan batas maksimum berat 10 kg per paket tanpa dikenakan biaya kirim.

Berbagai jenis barang yang direkomendasikan, yaitu makanan siap makan, selimut, peralatan mandi, obat–obatan sehari–hari, obat anti nyamuk, popok, dan pembalut. Pengiriman bantuan ini tidak berlaku untuk jenis barang berupa makanan basah, benda yang cepat busuk dan cairan.

Barang–barang bantuan dari masyarakat melalui JNE di seluruh Nusantara dikirimkan dari 54 kota tempat kantor pusat mau pun cabang utama JNE. Seluruh barang bantuan ditransitkan di JNE Denpasar, kemudian diteruskan melalui pelabuhan Padang Bay.

JNE Denpasar yang dipimpin Alit S. Wardana pun menyiapkan 3 armada truk setiap hari untuk mengirimkan barang–barang bantuan dari berbagai wilayah di Indonesia kepada masyarakat di Lombok.

Penggalangan Dana

Di samping itu, seluruh karyawan JNE berinisiatif melakukan penggalangan dana untuk membantu saudara–saudara setanah air di Lombok, di sana terdapat juga para karyawan JNE Mataram.

Sebanyak kurang lebih 160 orang karyawan JNE Mataram yang tersebar di 69 titik di Lombok tepatnya di kota Mataram sampai dengan tingkat kabupaten maupun kecamatan, turut menjadi korban bencana.

Proses penggalangan dana oleh internal karyawan JNE di seluruh Nusantara dimulai dari tanggal 8 hingga 20 Agustus 2018. Selama 12 hari pengumpulan dana bantuan ini, terkumpul uang dengan total lebih dari Rp214 juta yang langsung disumbangkan kepada masyarakat melalui Posko Bencana JNE di sana.

Tidak hanya itu, cabang–cabang JNE yang berada di Regional Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT mengirimkan relawan. Hal ini dilakukan unutk membantu proses distribusi barang bantuan ke beberapa penampungan warga korban bencana gempa bumi di pelosok wilayah Lombok yang sulit dijangkau.

“Walaupun proses penggalangan dana oleh karyawan JNE dan barang bantuan dari masyarakat secara resmi telah ditutup kemarin, jumlahnya masih akan terus bertambah hingga saat ini. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh karyawan dan masyarakat atas kepedulian, kekeluargaan, kesetiakawanan, serta solidaritas yang tinggi untuk membantu saudara–saudara kita di Lombok.” ujar Feriadi.

Tag : jne, gempa lombok
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top