Gim Pro Soccer Evolution 2018 Asian Games, Indonesia di Grup Neraka

Gim Pro Soccer Evolution (PES) 2018 menjadi salah satu nomor cabang olahraga eSports yang dipertandingkan di Asian Games 2018. Indonesia berada di Grup B bersama Jepang dan Vietnam.
Dhiany Nadya Utami | 25 Agustus 2018 02:31 WIB
(Dari kiri ke kanan) Mantan Kapten Timnas Indonesia Ponaryo Astaman, atlet eSports Indonesia Setia Widianto, Deputy Division Director of Promotion Planning Division Konami Digital Entertainment Co Ltd Takayuki Kurumada, Atlet eSports Indonesia Elga Cahya Putra, dan Ketua Indonesia eSports Association (IeSPA) Eddy Lim saat jumpa pers dukungan Konami untuk Asian Games 2018 di Jakarta. - Bisnis.com/Dhiany Nadya Utami

Bisnis.com, JAKARTA – Gim Pro Soccer Evolution (PES) 2018 menjadi salah satu nomor cabang olahraga eSports yang dipertandingkan di Asian Games 2018. Indonesia berada di Grup B bersama Jepang dan Vietnam.

Permainan simulasi sepak bola besutan perusahaan asal Jepang Konami Digital Entertainment Co Ltd ini dipertandingkan pada 1 September di Sportsmall Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta.

Ketua Indonesia eSports Association (IeSPA) Eddy Liem menyebut Indonesia ada di grup neraka karena berada dalam satu bagan bersama tim-tim jagoan di Asia. Jepang merupakan juara dunia, sedangkan Vietnam belakangan sering memenangi pertandingan-pertandingan level Asean.

“Saya bilang bagus, kapan lagi kita ketemu mereka? Kalau kita tidak bisa mengalahkan mereka itu akan menjadi pelajaran. Namun, kalau kita menjadi juara berarti nanti kita bisa ditakuti,” ujarnya saat diskusi media mengenai eSports di Asian Games bersama Konami di Jakarta pada Jumat (24/8/2018).

Deputy Division Director of Promotion Planning Division Konami Digital Entertainment Co Ltd Takayuki Kurumada meramalkan akan ada persaingan ketat antara tim Jepang dan Indonesia. Pasalnya, pada kompetisi PES internasional tahun lalu, finalisnya adalah kedua tim tersebut.

“Meskipun pada akhirnya [tahun lalu] Jepang yang menang, saya jadi tahu bagaimana kuatnya tim negara lain,” katanya.

Kurumada mengaku antusias dengan pertandingan PES 2018 di Asian Games kali ini. Menurutnya, PES 2018 dapat terpilih sebagai salah satu nomor yang dipertandingkan karena gim satu ini cukup bersahabat bahkan untuk mereka yang jarang main bermain gim. PES juga disebut memiliki banyak persamaan dengan olahraga sepak bola yang sesungguhnya.

Dia juga menyatakan dukungannya untuk membantu kesuksesan eSports sebagai cabang olahraga yang diakui dunia.

Menurutnya, karena eSports sudah menjadi bagian Asian Games 2018, eSports semakin diakui sebagai bagian dari olahraga.

Para pemainnya juga bisa disebut sebagai atlet karena mereka berlatih keras setiap hari seperti para olahragawan lain, mereka juga memiliki penggemar yang mendukung mereka saat pertandingan berlangsung.

“Saya yakin banyak dari kalian yang mulai mengenal eSports ini karena Asian Games. Maka dari itu, kami sebagai salah satu perusahaan yang menawarkan permainan untuk dipertandingkan ikut bekerja sama dengan tim penyelenggara untuk membuat kompetisi ini kaya akan konten,” tambahnya.

Kurumada menilai kompetisi PES saat ini naik ke level baru karena bisa hadir di ajang olahraga sekelas Asian Games, apalagi rencananya eSports juga dipertandingkan secara resmi pada Olimpiade 2020. Akan tetapi, untuk Olimpiade dia belum mendapat informasi apakah PES dipertandingkan atau tidak.

Tag : asian games 2018
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top