AP I Tingkatkan Pengelolaan Lingkungan di Bandara

Kegiatan bertajuk pengelolaan lingkungan yang pertama kali digelar di Asia ini bertujuan untuk mengkaji aspek-aspek pengelolaan lingkungan khususnya di bandara.
Rio Sandy Pradana | 27 Agustus 2018 17:15 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) bersama dengan Airports Council Internasional (ACI) mengadakan program Airport Excellent (APEX) in Environment di Bandara Adi Soemarmo Solo guna meningkatkan aspek pengelolaan lingkungan bandara.

General Manager Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman melalui kata sambutan mewakili Direktur Utama AP I mengatakan kegiatan bertajuk pengelolaan lingkungan yang pertama kali digelar di Asia ini bertujuan untuk mengkaji aspek-aspek pengelolaan lingkungan khususnya di bandara.

“Sebagai perusahaan operator bandara, kami telah memasukan misi dan nilai strategis, yang salah satunya bertujuan untuk menjadi bandara yang ramah lingkungan," kata Abdullah dalam siaran pers, Senin (27/8/2018).

Dalam acara yang akan berlangsung selama lima hari sampai dengan 31 Agustus 2018 tersebut, melibatkan sejumlah praktisi dari industri kebandarudaraan dan penerbangan internasional.
 
Beberapa diantaranya adalah Senior Manager APEX Programmes Airport Council International Danny Boutin, Senior Manager Technical Affairs ACI Asia Pacific Ken Lau, Environment and Sustainability Advisor Bandara Internasional Brisbane Andrew Masci, dan Assistant General Manager Sustainability Bandara Internasional Hongkong Mike Kilburn. Menurutnya, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sangat penting.

Area penilaian program APEX in Environment ini mencakup hampir semua aspek mulai dari organisasi, fasilitas, SDM, prosedur pengelolaan lingkungan, manajemen kualitas lingkungan, hingga pemantauan margasatwa. Adapun, untuk aspek lingkungan akan melibatkan berbagai hal mulai dari kebisingan dan tata guna lahan, limbah, tangap darurat lingkungan, dan lain sebagainya.

Hasil yang didapat dari penilaian nantinya dapat membantu dalam mengembangkan rencana aksi, bantuan dalam penilaian, mitigasi resiko, dan sistem manajemen kualitas hingga akses yang berkelanjutan ke jaringan ahli internasional.

“Program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas aspek pengelolaan lingkungan di bandara, khususnya Bandara Internasional Adi Soemarmo sehingga nantinya dapat menerima akreditasi internasional untuk pengelolaan lingkungan,” ujarnya.

Tag : bandara
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top