CFCD Gelar The 2nd International Open Forum 2018

CFCD (Corporate Forum for Community Development) berkolaborasi dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan didukung oleh perusahaan BUMN, swasta nasional dan multi-nasional, lembaga pemerintah serta nonpemerintah lainnya, akan menggelar acara The 2nd International Open Forum (IOF) 2018 dengan tema “Towards World Sustainability in Excellence”.
Maftuh Ihsan | 28 Agustus 2018 16:08 WIB
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--CFCD (Corporate Forum for Community Development) berkolaborasi dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan didukung oleh perusahaan BUMN, swasta nasional dan multi-nasional, lembaga pemerintah serta nonpemerintah lainnya, akan menggelar acara The 2nd International Open Forum (IOF) 2018 dengan tema “Towards World Sustainability in Excellence”.

Acara ini akan dihadiri delegasi dari sekitar 20 Negara dari Eropa, Amerika, Amerika Latin dan Asia. 12 negara telah memastikan hadir antara lain ; Belanda, Austria, Swedia, Jerman, Italia, Amerika Serikat, Brazil, Jepang, Bahrain, Tiongkok, India dan Malaysia.

Diinisiasi PPO SAG Expert Indonesia, pertemuan tahunan ini akan berlangsung di Bali pada 29 -30 Oktober 2018, dan akan dilanjutkan dengan berbagai international training workshop on ISO 26000 SR untuk penguatan CSR, dan ISO 20400 Sustainable Procurement untuk penguatan nilai dan manajemen pengadaan. 

IOF merupakan agenda tahunan PPO terkait review perkembangan ISO 26000 dan adopsinya oleh para stakeholders global sebagai piranti pencapaian SDGs. Setelah publikasinya pada 2010, ISO 26000 telah menjadi mainstreaming dalam isu penguatan kinerja organisai dalam performa keunggulan (sustainability of excellence)” ujar Suharman Noerman Ketua Steering Committee dan ISO 26000 PPO SAG Expert Indonesia

“Ada 11 (sebelas) ahli dalam bidang tanggung jawab sosial dari 11 (sebelas) negara dan sekitar 7 (tujuh) CEO dari berbagai perusahaan terkemuka Indonesia sebagai pembicara. Perguruan Tinggi, aktivis NGO nasional dan internasional, Kementerian serta Komisi DPR terkait, tokoh masyarakat sipil dan jurnalis dari berbagai media juga akan turut dilibatkan dalam dialog IOF 2018 di Bali ini,“ tambah Suharman.

Sebagai forum bertukar informasi dan inspirasi, serta untuk menginformasikan hasil-hasil pertemuan ahli PPO, IOF 2018 yang direncanakan berlangsung selama 2 (dua) hari penuh ini juga terbuka untuk publik.

IOF berfokus pada contoh-contoh langsung tentang bagaimana ISO 26000 telah digunakan di seluruh dunia, dan bagaimana gerakan global menuju tanggung jawab sosial dan pembangunan berkelanjutan (sesuai tema Towards World Sustainability in Excellence) mengalami kemajuan.

Pengadaan Berkelanjutan ISO 20400 yang baru akan direalisasikan juga akan dipresentasikan serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB, semua dalam konteks Pedoman ISO 26000 tentang Tanggung Jawab Sosial.

Tag : csr
Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top