LAPORAN DARI AS: VMware Akuisisi CloudHealth Technologies

Korporasi penyedia komputasi virtual global, VMware Inc., telah menandatangani perjanjian definitif untuk mengakuisisi CloudHealth Technologies, perusahaan penyedia platform software tepercaya di dunia. 
Achmad Aris | 28 Agustus 2018 09:45 WIB
CEO VMware Pat Gelsinger saat memberikan keynote speech dalam General Session Day 1 ajang VMworld 2018 yang digelar di Mandalay Bay Convention Center, Las Vegas, AS, Senin (27/8). - Bisnis/Achmad Aris

Bisnis.com, LAS VEGAS – Korporasi penyedia komputasi virtual global, VMware Inc., telah menandatangani perjanjian definitif untuk mengakuisisi CloudHealth Technologies, perusahaan penyedia platform software tepercaya di dunia. 

Aksi korporasi tersebut diumumkan dalam ajang VMworld 2018 yang digelar di Mandalay Bay Convention Center, Las Vegas, AS, Senin (27/8/2018). Ekspansi anorganik ini dilakukan VMware sejalan dengan rencana bisnis perusahaan untuk menyediakan operasi multi-cloud dalam skala global. 

Saat ini, CloudHealth Technologies melayani lebih dari 3.000 pelanggan secara global dengan nilai mencapai US$5 miliar. Perusahaan ini memberikan platform operasi cloud di seluruh AWS, Microsoft Azure, dan Google Cloud.

Platform tersebut memungkinkan pelanggan untuk membantu menganalisa dan mengelola biaya cloud, penggunaan, keamanan, dan kinerja secara terpusat untuk native public clouds. Sejumlah pelanggannya antara lain Pinterest, Yelp, Dow Jones, Zendesk, Skyscanner, dan SHI. 

CEO VMware Pat Gelsinger mengatakan bergabungnya CloudHealth Technologies menjadi sebuah fundamental platform cloud baru bagi VMware.

“Sederhananya, kami akan menjadikan CloudHealth sebagai platform operasi cloud pilihan bagi industri,” terangnya saat memberikan keynote speech dalam ajang VMworld 2018.

Chief Operating Officer, Products and Cloud Services VMware Raghu Raghuram menuturkan bergabungnya CloudHealth Tecnologies akan menghadirkan pandangan yang konsisten dan dapat ditindaklanjuti ke dalam manajemen biaya dan sumber daya, keamanan dan kinerja untuk seluruh aplikasi multi-cloud

“Penggunaan multi-cloud sementara bermanfaat untuk bisnis di dalam menciptakan seperangkat masalah operasional yang unik,” jelasnya. 

Executive Vice President, Strategy and Corporate Development & GM Telco NFV Group VMware Shekar Ayyar menambahkan VMware sebenarnya telah memulai strategi untuk cloud pada tahun lalu dengan membangun hubungan yang sudah ada dan menjalin kemitraan baru.

“Kami menemukan bahwa kami dalam posisi untuk memulai menyatukan layanan yang lebih bermakna dalam sebuah cara multi-cloud ke dalam basis kami,” ungkapnya.

Menurut Ayyar, strategi merger dan akuisisi merupakan pelengkap penting bagi budaya inovasi dan faktor pendorong perusahaan pada saat pelanggan memulai perjalanan transformasi digital. Langkah ini juga membuka peluang bergabungnya teknologi dan tim terbaik ke dalam perusahaan. 

“Setelah kesepakatan CloudHealth Technologies ditutup, layanan VMware cloud automation, VMware Secure State, dan Wavefront oleh VMware akan memberikan automasi kepatuhan, keamanan dan tata kelola, wawasan, serta analisis untuk melengkapi kemampuan CloudHealth Technologies,” tambahnya.

President and Chief Executive Officer CloudHealth Technologies Tom Axbey mengaku senang bergabung dengan VMware untuk mengatasi tantangan ke depan dengan memberikan paket layanan pengelolaan multi-cloud yang mempercepat transformasi digital.

Transaksi akuisisi ini diharapkan tuntas dalam waktu dekat yakni pada 2 November 2018. Akuisisi ini juga diharapkan tidak memberikan dampak material terhadap rencana keuangan VMware pada tahun depan.

Hingga saat ini, nilai akuisisi itu masih dirahasiakan. Namun, menurut sumber Reuters yang mengetahui transaksi tersebut, VMware akan merogoh kocek sekitar US$500 juta untuk membeli perusahaan yang berbasis di Boston, AS itu.

Tag : cloud computing, vmware
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top