Nicke Siapkan 3 Fokus Kerja Pertamina

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyiapkan tiga fokus kerja dalam memimpin perusahaan migas pelat merah ini.
David Eka Issetiabudi | 29 Agustus 2018 11:51 WIB
Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno (kiri) memberikan penjelasan mengenai pengangkatan Nicke Widyawati (kanan) sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (29/8). - Bisnis/David Eka Issetiabudi

Bisnis.com, JAKARTA — Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyiapkan tiga fokus kerja dalam memimpin perusahaan migas pelat merah ini.

Sesuai dengan amanat pemerintah, dia mengatakan setidaknya ada tiga fokus kerja yang harus dijalankan tahun ini. Pertama, upaya Pertamina mengurangi impor.

Meski tidak menjelaskan impor apa saja yang akan ditekan oleh perseoran, tapi belakangan Pertamina diminta untuk menyerap produksi minyak dari kontraktor sebagai pengganti impor. Selain itu, perseroan juga diminta untuk memperhatikan betul Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam setiap investasi yang dilakukan.

“Pertama, mengurangi impor, implementasinya harus terjadi semester kedua ini,” ungkap Nicke dalam konferensi pers di Kementerian BUMN, Rabu (29/8/2018).

Kedua, Pertamina akan mempercepat pembangunan kilang. Kilang yang akan mulai dibangun tahun ini adalah kilang Balikpapan.

Saat ini, perseroan tengah melakukan lelang untuk pembangunan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan dan ditargetkan rampung pada Oktober 2018.

“Karena kilang Balikpapan sudah paling siap,” tuturnya.

Ketiga, Pertamina akan mempercepat penerapan implementasi campuran Biodiesel 20% (B20). Menurutnya, penerapan biodiesel juga harus dilakukan tahun ini.

Perusahaan migas pelat merah satu-satunya ini memang menjadi salah satu badan usaha yang diminta pemerintah untuk menyalurkan BBM jenis Solar yang dicampur dengan Biodiesel 20%.

Sebelumnya, Direktur Pemasaran dan Retail Pertamina Mas’ud Khamid menyebutkan setidaknya ada 60 terminal BBM sudah menyalurkan B20 ke sektor subsidi dari 112 terminal BBM yang ditargetkan. Sisanya, sebanyak 52 terminal BBM masih belum bisa menyalurkan lantaran belum ada pasokan fatty acid ethyl ester (FAME).

Hari ini, Kementerian BUMN selaku Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) menetapkan Nicke Widyawati sebagai Dirut Pertamina. Keputusan itu tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK - 232/MBU/08/2018, tanggal 29 Agustus 2018, tentang Pengalihan Tugas, Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina.

Tag : pertamina
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top