Ini Harapan Jokowi kepada Dirut Pertamina yang Baru

Deretan tugas dan tantangan sudah menanti Nicke Widyawati yang baru saja ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero).
David Eka Issetiabudi | 29 Agustus 2018 13:33 WIB
Menteri ESDM Ignasius Jonan (kanan) bersama Plt Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati melakukan kunjungan ke proyek Refinery Development Master Project (RDMP) Refinery Unit V Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (26/4/2018). - ANTARA/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA — Deretan tugas dan tantangan sudah menanti Nicke Widyawati yang baru saja ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero).

Harapan dan ekspektasi yang tinggi pun datang dari Istana Kepresidenan. Wajar jika Presiden Joko Widodo punya ekspektasi tinggi karena  pemilihan direktur utama (dirut) Pertamina yang harus melewati persetujuan Istana.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Presiden berharap Nicke dapat melakukan pembenahan di tubuh Pertamina. Tidak hanya itu, Nicke juga diminta memastikan pengelolaan Blok Mahakam dan Blok Rokan pada 2021 berjalan dengan baik.

“Tugas-tugas ini sangat berat buat Bu Nicke. Mudah-mudahan kepercayaan ini dapat ditangani dengan baik,” tuturnya, Rabu (29/8/2018).

Pramono, yang menjadi Sekretaris Tim Penilai Akhir (TPA) Pertamina, mengakui proses pemilihan Dirut Pertamina kali ini agak panjang dan memakan waktu sekitar dua bulan. 

Mulanya, diajukan tiga nama, tetapi akhirnya Presiden menjatuhkan pilihan kepada Nicke. Pramono juga menjelaskan apa yang menjadi pertimbangan Presiden memilih watina lulusan ITM ini.

“Yang pertama, Pertamina memerlukan sebuah tim yang solid dan juga orang yang bisa berbenah di internal Pertamina,” ucapnya.

Selain itu, Pertamina diminta melakukan inovasi, baik lewat eksplorasi maupun inovasi. Di sektor hilir, perseroan diharapkan lebih dapat bersaing secara global dan tidak hanya menggantungkan diri pada potensi yang ada di dalam negeri.

Sebelumnya, Kementerian BUMN melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) hari ini menetapkan Nicke sebagai Dirut Pertamina.

Keputusan itu tertuang pada Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK - 232/MBU/08/2018, tanggal 29 Agustus 2018, tentang Pengalihan Tugas, Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina.

RUPS juga memutuskan mengangkat Dharmawan H Samsu sebagai Direktur Hulu dan Kushartanto sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Pertamina.

Dharmawan sebelumnya menempati posisi strategis sebagai Head of Country BP Indonesia. Sementara itu, Kushartanto sebelumnya merupakan Direktur SDM PT Jasa Marga Tbk. (JSMR), President Director KTalents Asia, serta berbagai perusahaan lainnya sebagai profesional di bidang SDM.

Surat Keputusan ini juga memberhentikan dengan hormat Syamsu Alam yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Hulu Pertamina.

Susunan Direksi Pertamina yang baru adalah sebagai berikut :
Direktur Utama: Nicke Widyawati
Direktur Hulu: Dharmawan H Samsu
Direktur Pengolahan: Budi Santoso Syarif
Direktur Pemasaran Korporat: Basuki Trikora Putra
Direktur Pemasaran Retail: Mas’ud Khamid
Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur: Gandhi Sriwidodo
Direktur Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia: Heru Setiawan
Direktur Keuangan: Arief Budiman
Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko (PIMR): Gigih Prakoso S.
Direktur SDM: Kushartanto Koeswiranto
Direktur Manajemen Aset: M. Haryo Yunianto

Tag : pertamina
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top