Klaster Industri Halal Modern Cikande Diluncurkan September

Klaster industri halal Modern Cikande bakal diluncurkan pada akhir kuartal III tahun ini.
Annisa Sulistyo Rini | 30 Agustus 2018 18:09 WIB
Modern Cikande - moderncikande.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Klaster industri halal milik PT Modern Industrial Estat (Modern Cikande Industrial Estate) bakal diluncurkan pada akhir kuartal III tahun ini.

Pascall Wilson, Presiden Direktur Modern Industrial Estat mengatakan peluncuran klaster tersebut masih sesuai rencana awal yang ditetapkan. "Nanti diluncurkan September tahun ini. Pemasaran akan dimulai pertengahan September," ujarnya Kamis (30/8/2018).

Saat ini perseroan telah menyiapkan fasilitas infrastruktur klaster industri yang berada di wilayah Cikande, Serang, Banten tersebut. Adapun, groundbreaking klaster industri halal ini akan dilakukan pada akhir tahun.

Modern Industrial Estat telah menyiapkan lahan seluas 500 hektare untuk dijadikan klaster industri halal. Proyek pengembangan modern halal valley ini akan terbagi menjadi 3 tahap.

"Untuk tahap pertama, kami investasi sekitar Rp500 miliar untuk pengembangan seluas 150 hektare. Tahap selanjutnya menyusul melihat perkembangan," kata Pascall.

Perusahaan berinisiatif untuk mengembangkan klaster halal karena pertumbuhan masyarakat muslim di dunia yang cukup besar. Apalagi, Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar belum memiliki kawasan industri halal. 

Bahkan, lanjutnya, jumlah populasi muslim di Jabodetabek setara dengan jumlah penduduk muslim di Malaysia. Sementara itu, negara lain seperti Malaysia, Thailand, dan Uni Emirat Arab telah memiliki pusat industri halal. 

"Itu yang kami lihat dan kami mencoba diskusi. Akhirnya kami mencoba mengembangkan kawasan halal yang terintegrasi dari hulu sampai hilir," ujar Pascall.

Dia mencontohkan untuk industri makanan, dari proses penyembelihan, produksi, logistik, cold storage dan lainnya dipastikan halal. Produk yang dihasilkan di klaster tersebut bisa langsung memiliki sertifikat halal karena di dalamnya terdapat fasilitas sertifikasi.

Dalam mengembangkan klaster halal ini, perseroan juga mengandeng Badan Pengelola Jaminan Produk Halal (BPJPH). "Untuk tahap awal ditargetkan rampung dalam setahun," kata Pascall.

Beberapa perusahaan disebutkan mulai tertarik untuk masuk ke klaster halal tersebut. Namun, yang paling besar peminatnya datang dari industri makanan.

Tag : kawasan industri
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top