Pengadaan Barang Pemerintah Diharapkan Serap Produk Lokal

Belanja pemerintah yang mengutamakan produk dalam negeri sebagaimana revisi Peraturan Presiden tentang pengadaan dalam lingkungan pemerintah yang mulai berlaku semester I/2018 lalu diharapkan memacu penyerapan produk industri dalam negeri.
Anggara Pernando | 04 September 2018 19:39 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan sambutan pada workshop pengadaan barang/jasa Nasional Tahun 2018, di Jakarta (26/2/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Belanja pemerintah yang mengutamakan produk dalam negeri sebagaimana revisi Peraturan Presiden tentang pengadaan dalam lingkungan pemerintah yang mulai berlaku semester I/2018 lalu diharapkan memacu penyerapan produk industri dalam negeri.

Taufiek Bawazier, Direktur Industri Kimia Hilir Kementerian Perindustrian menuturkan kepastian permintaan dari pemerintan untuk produk industri akan memperkuat struktur bisnis. Pada akhirnya, industri nasional semakin kuat untuk kemudian berekspansi melakukan ekspor.

"Pengadaan pemerintah sangat penting untuk membeli produk dalam negeri," kata Taufiek kepada Bisnis, di Jakarta, belum lama ini.

Dia menuturkan banyak industri nasional yang butuh dukungan melalui pengadaan pemerintah ini. Maka sebagai penguat lanjutan, Kementerian Perindustrian juga menetapkan batasan minimal tingkat kandungan dalam negeri (TKDN).

"Seperti oli, sekarang kapasitas terpakainya hanya 40%, dengan TKDN maka akan naik menjadi 60%. Ini sekaligus menghambat impor," katanya.

Menteri Perencananaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro menuturkan pihaknya akan melihat kembali proyek-proyek strategis nasional agar menggunakan produk dari dalam negeri.

Dia menyebutkan rendahnya kepatuhan pada sisi penunjang, bukan pada proyek utama.

"Yang banyak menjadi sorotoan adalah sektor listrik," kata Bambang di sela menerima delegasi Maroko di kantornya.

Dia menyebutkan pemerintah berkomitmen meningkatkan komponen dalam negeri sehingga menekan impor. Selain itu belum ada rasa saling percaya antara pengguna dengan produsen kadang masih dijadikan alasan rendahnya penggunaan produk industri dalam negeri.

Tag : manufaktur
Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top