Perkuat Konektivitas Bandara di Wilayah Timur, AP I Siapkan Dana Rp15 Triliun

PT Angkasa Pura I (AP I) menyiapkan dana investasi hingga Rp15 triliun guna memperkuat konektivitas udara di Timur Indonesia dengan mengembangkan bandara pengumpul maupun pengumpan di wilayah tersebut.
Rio Sandy Pradana | 06 September 2018 16:58 WIB
Plt. Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub M. Pramintohadi Sukarno (kiri) dan Direktur Utama AP I Faik Fahmi (kanan) usai menandatangani kerja sama dan penyusunan kajian pengalihan pengelolaan Bandara Sentani Jayapura dan Bandara Sis Al-Jufri Palu, di Jakarta Kamis 6 September 2018. - Bisnis/Rio Sandy Pradana

Bisnis.com, JAKARTA—PT Angkasa Pura I (AP I) menyiapkan dana investasi hingga Rp15 triliun guna memperkuat konektivitas udara di Timur Indonesia dengan mengembangkan bandara pengumpul maupun pengumpan di wilayah tersebut.

Faik Fahmi, Direktur Utama AP I, mengatakan kapasitas penumpang seluruh bandara di wilayah tengah dan Timur akan ditingkatkan dari 81 juta menjadi 150 Juta—160 juta pada 2022. Penaikan bisa hampir dua kali lipat dari kondisi saat ini.

"Kami alokasikan Rp15 triliun untuk 2019. Kami ingin menjadikan bandara di Makassar sebagai hub, sedangkan bandara sekitar seperti Sentani dan Palu akan menjadi feeder," kata Faik, Kamis (6/9/2018).

Beberapa bandara yang mengalami penigkatan kapasitas antara lain Bandara Internasional Yogyakarta Baru di Kulon Progo akan memuat 14 juta penumpang, terminal Bandara I Gusti Ngurah Rai dikembangkan hingga 37 juta orang, sedangkan Bandara Sultan Hasanuddin hingga 15 juta orang.

Dia menambahkan pengembangan menjadi solusi karena hampir semua bandara mengalami kekurangan kapasitas. Selain itu, bisa turut mendukung program pemerintah yang ingin membangun konektivitas hingga ke daerah, menurunkan biaya logistik, dan mengembangkan industri pariwisata.

Pihaknya memprediksi jumlah penumpang di seluruh bandara AP I mencapai 98 juta pada akhir 2018. Pengembangan bandara juga tidak hanya dilakukan untuk sisi darat, melainkan termasuk sisi udara.

Faik menuturkan setiap bandara memiliki permasalahan masing-masing, sehingga pengembangannya akan disesuaikan. Ada yang perlu penambahan sisi udara, ada yang sisi daratnya.

Tag : angkasa pura i
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top