Ekspor Sayur dan Buah dengan Kontainer CMA CGM Lebih Awet. Ini Rahasia Teknologinya

Perusahaan pelayaran global asal Prancis, CMA CGM, meluncurkan teknologi kontainer pendingin terbaru yang memungkinkan muatan buah-buahan dan sayuran tetap segar dan lebih tahan lama. 
Sri Mas Sari | 06 September 2018 19:28 WIB
Polisi perairan memantau kapal CMA CGM Ottelo yang sandar di Jakarta International Container Terminal (JICT), Jakarta, Minggu (23/4). - Antara/Rosa Panggabean

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan pelayaran global asal Prancis, CMA CGM, meluncurkan teknologi kontainer pendingin terbaru yang memungkinkan muatan buah-buahan dan sayuran tetap segar dan lebih tahan lama. 

Eric Legros, Vice-President Specialized Products and Value Added Services CMA CGM,  mengatakan teknologi bernama Climactive itu menjaga kesegaran  komoditas  yang 

sensitif dan perlu perhatian khusus karena keunikan biologis dan waktu pematangannya. Dilengkapi dengan Daikin Active CA, teknologi  tersebut  mengurangi  tingkat  oksigen di dalam wadah.

"Teknologi ini menargetkan produk bernilai tambah tinggi, produk dengan waktu transit lama, dan produk organik," katanya, Kamis (6/9/2018).

Menurut dia, Climactive memungkinkan pelaku  bisnis mengoptimalkan daya saing dengan kesegaran produk yang terjaga hingga ke tujuan akhi,  mencegah proses pematangan, memperpanjang umur simpan, dan mempertahankan kualitas produk. Singkatnya, teknologi itu membantu para pelaku  bisnis  mempertahankan  label  organik  produk mereka.

Legros menjelaskan pematangan yang berlebihan dapat dicegah karena Climactive mencapai tingkat optimal oksigen dan karbondioksida lebih cepat.

Pompa nitrogen juga menghalangi infiltrasi oksigen sehingga memperlambat kematangan. Suhu, kelembapan, dan keseimbangan antargas diatur secara tepat sehingga pengawetan komoditas sensitif berlangsung optimal. 

Grup CMA CGM merupakan perusahaan angkutan reefer container terbesar kedua di dunia dengan armada reefer 385.000 TEU's dan 288.000 reefer plug. Selain Climactive, perusahaan pelayaran terbesar ketiga dunia itu memiliki beberapa teknologi reefer yang lain. Reeflex digunakan untuk pengangkutan komoditas cair, sedangkan Aquaviva untuk seafood. 

"Setelah peluncuran inovasi Reeflex, CMA CGM terus meng-upgrade rentang   reefer  untuk  memenuhi  kebutuhan  customer  dengan  lebih  baik  
dan memperoleh pasar baru,"  ujr Legros. 
Tag : cma cgm
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top