Dirjen Hubdat Gelar Pertemuan Bahas Kecelakaan Maut di Cikidang Sukabumi

Pasca-kejadian kecelakaan yang menimpa bus pariwisata di Cikidang Sukabumi, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat akan melaksanakan pertemuan dengan seluruh stakeholder untuk membahas upaya perbaikan apa saja yang akan diambil guna meningkatkan keselamatan transportasi pariwisata khususnya.
Dewi Aminatuz Zuhriyah | 13 September 2018 10:16 WIB
Petugas mengevakuasi mini bus berpenumpang puluhan wisatawan yang masuk jurang di Tanjakan Letter S, Kampung Bantarselang, Kecamatan Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (9/9). Kecelakaan tunggal yang terjadi pada Sabtu (8/9) itu mengakibatkan sebanyak 21 orang meninggal dunia dan 18 orang mengalami luka berat dan ringan. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pasca-kejadian kecelakaan yang menimpa bus pariwisata di Cikidang Sukabumi, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan  akan melaksanakan pertemuan dengan seluruh stakeholder  untuk membahas upaya perbaikan apa saja yang akan diambil guna meningkatkan keselamatan transportasi pariwisata khususnya.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan rapat koordinadi perihal kecelakaan bus yang terjadi di Sukabumi  akan digelar pada Jumat (14/9/2018).

“Saya hari jumat akan melakukan rapat koordinasi, duduk bersama dengan stakeholder terkait untuk membedah kira-kira kasus yang di Sukabumi itu dari semua sisi persoalannya apa. Selain itu, kita juga ingin memperbaiki dari semua aspek dan komponen terkait keselamatan kendaraan angkutan yang berbasis massal,” kata Budi, Rabu (12/9/2018).

Dalam hal ini, Budi juga berterima kasih kepada semua pihak yang memberikan masukan dan kritik yang membangun kepada Pemerintah untuk memperbaiki keselamatan di jalan.

“Kita mendapatkan banyak masukan dan kritik, dimana disatu sisi Pemerintah harus memperbaiki dari sisi regulasi, aspek pembinaan, aspek edukasi dan aspek pengawasan,” ujar Budi.

Di samping itu, Budi mengatakan dirinya sudah meminta kepada pihak Kepolisian untuk turut memeriksa pihak operator bus.

“Kemarin saya sudah meminta kepada Kepolisian agar saat melakukan penyelidikan terhadap kasus yang terjadi di Cikidang, yang bertanggungjawab terhadap aspek hukum tidak hanya dari pengemudinya saja, tetapi juga kepada operatornya untuk bisa dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Budi berharap setelah pertemuan nanti dirinya dapat melakukan perbaikan dan pengembangan  terhadap kerugangan yang ada dalam operasional kendaraan pariwisata.

“Kita lihat saat ini sektor wisata sedang tumbuh, tapi kita harapkan dengan adanya kejadian kemarin jangan sampai kepercayaan masyarakat pada transportasi publik menjadi berkurang dan saya berharap tidak akan menghambat pertumbuhan lokasi baru tempat wisata dan animo masyarakat untuk berwisata.”

 

Tag : tabrakan maut
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top