Go-Jek Akusisi Promogo, Masuk Bisnis Iklan Luar Ruang

Melalui akuisisi tersebut, Go-Jek dapat meningkatkan pemanfaatan aset Go-Car dan Go-Ride milik mitra pengemudi untuk menghasilkan pendapatan tambahan dari penempatan iklan.
N. Nuriman Jayabuana | 17 September 2018 21:57 WIB
Pengemudi Gojek melintas di kawasan bisnis di Jakarta. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — Aplikasi layanan on-demand Go-Jek mengakuisisi perusahaan penyedia layanan pemasangan iklan Promogo.

Melalui akuisisi tersebut, Go-Jek dapat meningkatkan pemanfaatan aset Go-Car dan Go-Ride milik mitra pengemudi untuk menghasilkan pendapatan tambahan dari penempatan iklan.

Chief Corporate Affairs Go-Jek Nila Marita mengungkapkan akuisisi tersebut bukan sebatas berdampak pada peningkatan pemanfaatan aset kendaraan mitra pengemudi, melainkan turut meningkatkan pengalaman berkendara bagi pelanggan.

“Melalui akuisisi Promogo, Go-Jek bisa menyediakan akses kepada penghasilan tambahan bagi mitra, dan dari sisi pelanggan juga mendapatkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dengan beragam hiburan dan fasilitas yang disajikan oleh pelaku usaha, serta memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam memasarkan produk unggulannya,” ujar Nila melalui keterangan resmi, Senin (17/9).

CEO sekaligus Founder Promogo Andrew Tanyono mengatakan pelanggan kini dapat menikmati beragam hiburan on-the-go seperti film, musik, pengisian daya ponsel, Wi-Fi, serta berita. Di samping itu, pelaku usaha juga dapat menyediakan sampel gratis dari merek yang diiklankan di aset Promogo yang dapat dinikmati pengguna.

“Inovasi dalam pengalaman berkendara biasanya terjadi di awal dan di akhir perjalanan. Kami mendengarkan kebutuhan pelanggan kami untuk menjadikan pengalaman berkendara lebih menarik. Lewat Promogo, kami memiliki produk hiburan dalam mobil kami seperti Go-Ice, pasar  ritel on-the-go yaitu Go-Vend. Pelanggan dapat membeli kebutuhan sehari-hari atau mendapatkan sampel gratis dari produk ternama langsung di dalam Go-Car, ” ujar Andrew.

Fitur baru ini menunjukkan rencana pertumbuhan Go-Jek dalam pasar yang digerakkan oleh teknologi dan semakin kompetitif. Head of Fleet Monetization Go-Jek, Kapil Baldev Mathrani, menjelaskan lebih lanjut terkait dengan dampak positif akuisisi GO-JEK dan Promogo terhadap industri iklan dalam kendaraan.

“Di era industri bisnis saat ini, pelaku usaha berusaha mengurangi biaya operasional sambil tetap berupaya untuk mempertahankan citra positif dan memberikan pelayanan maksimal ke pelanggan. Lebih lanjut, lewat keahlian kami dalam data dan analitik, Promogo bisa membantu pelaku usaha untuk bersaing secara efektif di pasar.”

Kapil menyatakan sampai saat ini sudah terdapat lebih dari 50,000 mitra pengemudi di area Jabodetabek yang merasakan dampak positif dari kolaborasi ini. 

"Ke depannya, untuk memberikan dampak ke lebih banyak mitra driver, Promogo akan menghubungkan merek ke lebih dari satu juga mitra driver di seluruh Indonesia dan membangun brand exposure yang positif dengan jangkauan yang lebih luas lagi dengan kendaraan yang bergerak melalui branding secara digital dan tradisional.”

Tag : Gojek
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top