Sea Safari Cruises Tawarkan Paket One Day Cruise bagi Delegasi IMF & WB

Manajemen Sea Safari Cruise menyatakan kesiapannya untuk melayani delegasi IMF & World Bank Annual Meeting di Bali yang berencana menikmati wisata bahari.
Feri Kristianto | 23 September 2018 02:26 WIB
Kapal Sea Safari Cruise di Pelabuhan Benoa, Bali. - Bisnis.com/Feri Kristianto

Bisnis.com, DENPASAR – Manajemen Sea Safari Cruise menyatakan kesiapannya untuk melayani delegasi IMF & World Bank Annual Meeting di Bali yang berencana menikmati wisata bahari.

Direktur Pemasaran Sea Safari Cruises Eva Tanudjaja menuturkan pihaknya sudah menyiapkan paket-paket wisata ke Labuan Bajo bahkan hingga Raja Ampat. Sea Safari Cruises akan nenawarkan paket menyelam hingga wisata di atas kapal phinisi yang terbuat dari bahan kayu ulin.

"Apabila memang ada delegasi yang akan memesan wisata ke kami, sudah disiapka  sebanyak satu unit kapal di Bali, dua unit di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, dan dua unit lainnya di Papua," ujarnya.

Dia menjelaskan Kemenpar sudah melakukan survei terhadap kapal-kapal phinisi dari Sea Safari Cruises sebelum nantinya menjadi pertimbangan untuk ditawarkan kepada para delegasi. Khusus untuk menjembatani kebutuhan delegasi, pihaknya siap memberikan program one day cruise.

Sebenarnya, kata Eva, paket yang dijual selama ini di Labuan Bajo adalah aktivitas selama 5 – 6 hari. Program one day akan melintasi Pulau Padar, Pulau Komodo, pantai Pink, dan pulau-pulau lainnya.

"Karena waktu delegasi IMF & WBG Annual Meeting terbatas [12 – 14 Oktober 2018], akan kami fasilitasi," tuturnya di sela-sela acara gathering reward untuk 80 agen di Pelabuhan Benoa, Bali.

Dia menegaskan Sea Safari Cruises sudah sangat siap ikut mendukung gelaran 3 tahunan tersebut. Kemenpar juga  juga rutin mengajak untuk bersama-sama melakukan promosi pariwisata ke luar negeri. Pihaknya sangat berharap bisa berpartisipasi dalam event akbar IMF-WB nanti.

"Kami telah mendapat kabar dari Kementerian Pariwisata bahwa mereka akan menyurvei kapal kami untuk keperluan IMF-WB," ungkapnya.

Menurutnya, pada momen yang akan memperoleh perhatian dunia itu, tentunya Indonesia akan mendapatkan dampak ekonomi yang besar dari sektor pariwisata, perhotelan, restoran, hiburan dan lain-lainnya.

Eva menyatakan potensi bahari Indonesia timur sangat bagus untuk dijelajahi. Dia berharap dari ajang tersebut, wisata bahari di Indonesia bagian timur semakin diminati.

Tag : kapal pesiar, annual meeting IMF-World Bank
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top