90% Jaringan Indosat di Sulawesi Tengah Sudah Pulih

Sejak 1 Oktober beberapa lokasi seperti pelabuhan, bandara, rumah sakit dan kantor pemerintahan sudah mendapat layanan telekomunikasi.
Duwi Setiya Ariyanti | 09 Oktober 2018 07:38 WIB
Masjid Akhram Babul Rahman yang rusak akibat gempa dan tsunami, di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (5/10/2018). Masjid terapung tersebut merupakan icon kota Palu yang terletak di pantai bumi bahari. - Reuters/Athit Perawongmetha

Bisnis.com, JAKARTA — PT Indosat Tbk. menyebut jaringan seluler Indosat di Sulawesi Tengah 90% telah pulih pascabencana dua pekan lalu.

Dalam keterangan resminya, Senin (8/10/2018), Umar Hadi, Group Head Network Operations Indosat Ooredoo mengatakan, upaya pemulihan infrastruktur dan layanan terus dilakukan. 

Hingga saat ini, dia menyebut kondisi layanan berangsur pulih dengan beroperasinya 90% base transceiver station (BTS) Indosat di Sulawesi Tengah khususnya Palu dan Donggala akibat gempa bumi dan tsunami.

Dia menuturkan dalam waktu dekat jaringan bisa pulih sepenuhnya. "Secara berangsur-angsur berbagai kendala tersebut dapat diatasi dan kami berharap kondisi pemulihan jaringan dapat segera selesai 100% dalam waktu dekat.”

Menurutnya, sejak 1 Oktober beberapa lokasi seperti pelabuhan, bandara, rumah sakit dan kantor pemerintahan sudah mendapat layanan telekomunikasi. Utamanya, yang berada di Mamuju Utara dan Sigi.

Pulihnya jaringan dan layanan setelah pasokan listrik melalui genset serta jaringan listrik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mulai pulih secara bertahap. Pasalnya, pasokan listrik menjadi penghambat utama pemulihan layanan.

"Ketiadaan pasokan listrik menjadi kendala utama, ditambah dengan medan yang mengalami kerusakan dan sulit untuk mencapai lokasi setiap BTS sebagai dampak dari gempa, sehingga proses pemulihan BTS membutuhkan waktu."

Tag : indosat, Gempa Palu
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top