Pertamina & Eni S.p.A Akan Teken MoU Kembangkan Kilang Minyak

PT Pertamina (Persero) akan meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Eni S.p.A untuk pengembangan kilang minyak di sela-sela Annual Meeting IMF—World Bank Group 2018.
M. Nurhadi Pratomo | 09 Oktober 2018 20:51 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno memaparkan materi saat pembukaan Indonesia Investment Forum 2018 di Nusa Dua Bali, Selasa (9/10/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

 Bisnis.com, NUSA DUA, Bali— PT Pertamina (Persero) akan meneken nota kesepahaman dengan Eni S.p.A untuk pengembangan kilang minyak di sela-sela Annual Meeting IMF—World Bank Group 2018.

Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M. Soemarno mengatakan Eni S.p.A mengoperasikan dua kilang di Italia yang telah berumur cukup tua. Namun, kemudian perusahan melakukan konversi menjadi produksi biodiesel 100% atau B100.

Rini menyebut tengah mempersiapkan kilang Plaju dan Dumai untuk menjadi lebih modern. Hal itu sejalan dengan upaya menurunkan kebutuhan impor.

“Dua tempat ini akan kami konversi dengan bahan baku minyak kelapa sawit solar B100 yang benar-benar energi hijau,” ujarnya, Selasa (9/10/2018).

Menurut jadwal, Pertamina dan Eni akan meneken nota kesepahaman pada, Kamis, 11 Oktober 2018, di tengah-tengah Indonesia Investment Forum 2018 “A New Paradigm In Infrastructure Financing” di Nusa Dua, Bali.

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menyediakan bahan bakar ramah lingkungan sekaligus mengoptimalkan sumber daya alam dalam negeri untuk menciptakan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional.

Menurutnya, Eni dijajaki sebagai mitra karena keberhasilannya dalam melakukan konversi kilang konvensional menjadi biorefinery di Porto Maghera pada 2014.

Adapun, alasan pemilihan lokasi kilang Dumai dan Plaju sejalan dengan lokasi yang berdekatan dengan sumber bahan baku green fuel, kelapa sawit. Untuk bahan baku, Pertamina akan menjalin kerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara (Persero).

 

 

 

Tag : pertamina, annual meetings IMF-World Bank
Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top