Strategi Marketing di Zaman Digital

Dunia saat ini masih separuh daring dan separuh luring.
1

Jangan Lupakan Jurang Digital

2 dari 4 halaman
Ilustrasi kasir yang menggunakan layanan point-of-sale dari Moka - Moka

Permasalahan kedua yaitu apa yang dia sebut sebagai digital divide yakni kondisi dunia yang belum sepenuhnya berubah ke digital. Menurutnya, dunia saat ini masih separuh daring dan separuh luring.

Dia mencontohkan maraknya tren belanja daring lewat platform dagang-el yang ternyata tidak terlalu berdampak untuk mengatrol ekonomi digital karena banyak di antara konsumen yang berbelanja secara digital tetapi masih melakukan pembayaran secara konvensional. 

“Belanja di Tokopedia, bayarnya tetap di Alfamart,” ujarnya.

Di antara konsumen yang ada di dunia, tambah Iwan, ada dua tren yang berkembang di era digital ini yakni webrooming dan showrooming. Keduanya merupakan perilaku hibrida yang nampak pada konsumen.

Webrooming merupakan perilaku konsumen yang kerap melakukan pencarian barang via kanal-kanal daring, membandingkan harga dari satu platform ke paltform lainnya, tetapi pada akhirnya tetap berbelanja ke toko luring. 

Sebaliknya, showrooming adalah tingkah laku konsumen yang mencoba berbagai barang, misalnya sepatu, di toko offline kemudian membelinya secara online

“Persentasenya itu tinggi lho, webrooming itu 44% dan showrooming 23% [dari konsumen],” tambahnya.

Iwan menyayangkan banyak para pelaku pemasaran yang tidak menyadari hal tersebut. Alih-alih mereka menjadi bias dan mengganggap semua kanal digital sebagai saluran pemasaran yang paling efektif untuk saat ini.

Padahal menurutnya di belahan dunia manapun belum ada yang sepenuhnya menjalani strategi pemasaran secara digital karena memang kondisi masyarakat sebagai konsumen pun masih “separuh digital”.

“Memangnya startup yang menyebut dirinya perusahaan teknologi itu spending [iklan] lebih banyak di digital? Spending terbesarnya malah di televisi. Belum lagi billboard-billboard yang banyak kita lihat itu,” tukasnya. 

Tag : ekonomi digital
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top