Genting Cruise Lines Komitmen Tambah Kunjungan Kapal Pesiar ke Indonesia

Genting Cruise Lines, salah satu divisi Genting Hong Kong yang mengoperasikan kapal pesiar, berkomitmen menambah kunjungan kapal untuk membantu pengembangan industri pariwisata di Indonesia.
Sri Mas Sari | 11 Oktober 2018 17:50 WIB
Warga berfoto dengan latar belakang kapal pesiar MS Artania yang sandar di dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/4). - Antara/Didik Suhartono

Bisnis.com, JAKARTA -- Genting Cruise Lines, salah satu divisi Genting Hong Kong yang mengoperasikan kapal pesiar, berkomitmen menambah kunjungan kapal untuk membantu pengembangan industri pariwisata di Indonesia.

Komitmen itu dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani Genting Cruise Line dengan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) di sela-sela acara Leaders Retreat antara Indonesia dan Singapura di Bali, Kamis (11/10/2018). Kesepakatan itu menegaskan kelanjutan inisatif bersama mengembangkan fasilitas di Pelabuhan Celukan Bawang di Bali Utara agar dapat disandari kapal sepanjang minimal 350 meter.

Kedua pihak juga akan menjajaki kemungkinan kerja sama pembangunan pelabuhan cruise tambahan yang dioperasikan oleh Pelindo III sebagai perluasan kolaborasi selain di Bali Utara. 

Presiden Genting Cruise Lines Kent Zhu, melalui keterangan resmi, mengatakan pihaknya berkomitmen tinggi terhadap pembangunan di Indonesia sebagai hub kapal pesiar kunci di kawasan, juga pasar dan destinasi yang penting bagi industri pariwisata. 

"Kami mengakui adanya kebutuhan untuk meng-update infrastruktur cruise di area dan telah merintis perbaikan fasilitas pelabuhan untuk memastikan pertumbuhan bisnis cruise mendatang," katanya.

Dia menyatakan akan terus bekerja sama erat dengan mitraya di Indonesia dalam menciptakan peluang baru bagi kemajuan pariwisata kapal pesiar lokal sebagaimana dibuktikan oleh penyebaran kapalnya ke Jakarta, Medan, Bali Utara, dan Bintan.

Sebagai pionir industri kapal pesiar di Asia dan kini telah beroperasi selama 25 tahun, imbuhnya, Genting Cruise Lines terus memelopori pengembangan kapal pesiar di berbagai pelabuhan di kawasan, mencakup Guangzhou (Nansha) di China, Shimizu di Jepang, Manila di Filipina, dan baru-baru ini di Pulau Bintan dan Celukan Bawang di Indonesia. 

Menurutnya, pelabuhan-pelabuhan di Asia dipandang menjanjikan dan potensial. Genting Cruise Lines akan aktif bekerja sama dengan badan pemerintahan dan otoritas setempat untuk membangun fasilitas dan infrastruktur pelabuhan serta mengakomodasi pertumbuhan jumlah penumpang kapal pesiar dengan lebih banyak kapal bertonase besar.   

“Melalui inisiatif yang sedang berjalan ini, tujuan kami mendukung pelabuhan lokal Indonesia untuk mengerek rantai nilai, yang pada gilirannya mendorong industri cruise, tak hanya di Indonesia, tetapi juga di Asia," ujar Zhu. 

Tag : kapal pesiar
Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top