Songsong Era Industri 4.0, Perusahaan Didorong Integrasi Data

Integrasi data dinilai sebagai hal paling krusial yang harus dipersiapkan industri dalam menyongsong era industri 4.0. Data yang terintegrasi dapat meningkatkan kinerja industri, kemudian membawa profit.
Wibi Pangestu Pratama | 12 Oktober 2018 02:52 WIB
Ilustrasi: Simbol revolusi industri 4.0. - Reuters/Wolfgang Rattay

Bisnis.com, JAKARTA – Integrasi data dinilai sebagai hal paling krusial yang harus dipersiapkan industri dalam menyongsong era revolusi industri 4.0. Data yang terintegrasi dapat meningkatkan kinerja industri, kemudian membawa profit.

Hal tersebut disampaikan Dion Dewabarata, Dekan Fakultas Humaniora dan Bisnis Universitas Pembangunan Jaya kepada Bisnis pada Kamis (11/10/2018).

Dion menjelaskan bahwa integrasi data industri di Indonesia masih kurang. Menurut dia, industri biasanya memiliki basis data yang terpecah-pecah atau belum sepenuhnya sinkron. Hal tersebut perlu diperhatikan dalam menyambut era teknologi di industri 4.0.

"Teknologi memungkinkan itu [integrasi data]. Lebih cepat pengambilan data, lebih cepat pengolahan data. Dampaknya apa? Lebih cepat juga pengambilan keputusan. Nah, di Indonesia ini masih kurang," tutur Dion.

Integrasi tersebut membuat keterbukaan data harus dilakukan. Dion menjelaskan industri perlu mengkaji mana data yang dibuka dan tidak, tetapi jika berkaitan dengan operasional biasanya data terbuka.

Dion menjadi juri kompetisi projek bidang improvement dalam acara Indonesia Operational Excellence Conference and Award (Opexcon) 2018 yang berlangsung pada 7 November 2018.

Dalam acara tersebut, terdapat kompetisi yang mengadu program atau gagasan tentang improvement dari berbagai perusahaan.

Tag : Revolusi Industri 4.0
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top