Ini 6 Stasiun KA Hasil Modernisasi yang Siap Dioperasikan Akhir 2018

Kementerian Perhubungan berencana mengoperasikan enam stasiun yang telah dimodernisasi, serta satu dipo baru yaitu Dipo Cipinang pada akhir 2018.
Rio Sandy Pradana | 23 Oktober 2018 00:18 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) berdiskusi dengan Plt.Gubernur DKI Soni Sumarsono (kedua kiri), Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Prasetyo Boeditjahjono (kiri), Dirut PT KAI Edi Sukmoro (kedua kanan) serta Kadishub DKI Jakarta Andri Yansyah (kanan) saat meninjau proyek terowongan di Stasiun KA Manggarai, Jakarta, Jumat (25/11). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Kementerian Perhubungan berencana mengoperasikan enam stasiun yang telah dimodernisasi, serta satu dipo baru yaitu Dipo Cipinang pada akhir 2018.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri menyebutkan enam stasiun modernisasi tersebut terdiri atas Stasiun Klender, Stasiun Buaran, Stasiun Klender Baru, Stasiun Cakung, dan Stasiun Kranji pada lintas Manggarai – Bekasi, serta 1 stasiun baru di lintas Tanahabang – Rangkasbitung, yaitu Stasiun Citeras.

Selain pengoperasian stasiun dan dipo, lanjutnya, pada lintas Tanahabang – Rangkasbitung juga akan dioperasikan double track dan elektrifikasi di segmen Maja – Rangkasbitung. Untuk lintas Manggarai – Bekasi, dia merencanakan pengoperasian jalur dwi ganda kereta api atau double-double track segmen Jatinegara – Kranji.

"Pengoperasian berbagai prasarana kereta api di area Jabotabek dan Banten ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas lintas perjalanan KA pada lintas tersebut," kata Zulfikri, Senin (22/10/2018).

Dia menambahkan khusus pada pembangunan double-double track lintas Manggarai – Bekasi yang rencananya akan diperpanjang hingga Cikarang, bertujuan memisahkan jalur ganda kereta jarak jauh dan kereta api commuter, serta menghindari susulan perjalanan kereta api jarak jauh dan KRL.

Selain itu, jalaur dwi ganda itu mampu meningkatkan pelayanan melalui penambahan kapasitas jalur, sehingga frekuensi kereta api jarak jauh dan KA Komuter bertambah.

Di sisi lain, pemerintah juga berencana mengembangkan Stasiun Manggarai untuk memisahkan jalur kereta api, yaitu antara kereta api jarak jauh, kereta api commuter jabodetabek, dan kereta api commuter bandara.

Stasiun Manggarai juga akan dibangun sebanyak 3 lantai. Pada lantai 1 terdiri atas jalur KA Bekasi line 4 jalur, KA Bandara 4 jalur, peron 12 stamformasi, lantai 2 terdiri dari layanan penumpang luas lantai kurang lebih 9.108 m2, kapasitas kurang lebih 17.800 orang dilengkapi lift dan escalator serta lantai 3 terdiri dari jalur KA main line 6 jalur dan Bogor line 4 jalur, peron 12 stamformasi. Stasiun ini akan menjadi perhentian terakhir untuk perjalanan kerata api jarak jauh.

Tag : kereta api
Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top