10 Inovasi Teknologi ini Kunci Sukses Pesta Belanja Alibaba 2018

Hasil luar biasa yang ditorehkan dari pesta belanja tersebut, tidak terlepas dari andil teknologi mutakhir terkini yang dihadirkan oleh Alibaba.
Yusran Yunus | 16 November 2018 16:45 WIB
Alibaba Group - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pesta belanja 11.11 Global Shopping Festival yang digelar secara online (daring) oleh Alibaba Group, berhasil membukukan rekor baru penjualan, dengan gross merchandise volume (GMV) senilai RMB 213,5 miliar, setara dengan Rp450,6 Triliun.

Pencapaian tersebut melampaui hasil yang dicapai pada kegiatan sama di tahun lalu, yang hanya RMB168,2 miliar atau lebih dari Rp355 Triliun.

Hasil luar biasa yang ditorehkan dari pesta belanja tersebut, tidak terlepas dari andil teknologi mutakhir terkini yang dihadirkan oleh Alibaba.

Sejumlah inovasi teknologi yang dihadirkan dalam pesta belanja itu, memberikan pengalaman baru kepada para konsumen dan pedagang. Mulai dari transaksi jual beli yang mudah, pengantaran barang yang cepat. Hingga kepada strategi pemasaran yang efektif bagi para pedagang.

Alibaba membeberkan 10 Inovasi Teknologi yang berperan sangat penting di balik kesuksesan 11.11 Global Shopping Festival 2018. Berikut ini uraiannya, sebagaimana disampaikan Alibaba Group dalam pernyataan resminya yang diterima Bisnis, pekan ini:

1. Cainiao Smart Logistics Network: Bisnis Alibaba di bidang logistik ini melakukan berbagai inovasi teknologi di seluruh jaringannya. Salah satu inovasinya adalah membuka gudang robotik terbesar di China dengan 700 robot yang dapat meningkatkan efisiensi proses bongkar muat 50% lebih tinggi dan sistem monitor logistik berbasis komputasi awan, yaitu “Skye Eye Program” yang dapat meningkatkan efisiensi pengantaran sampai dengan 15% pada saat uji coba.

Cainiao juga bekerja sama dengan bea cukai China untuk melakukan pembaruan sistem sehingga proses bea cukai bagi beberapa produk dapat diselesaikan dalam hitungan detik.

Dengan mengimplementasikan berbagai teknologi Cainiao tersebut, Alibaba berhasil mengirimkan 100 juta paket pertama dari total 1.014 miliar paket yang dipesan selama 11.11 dalam waktu 2,6 hari saja. Diperlukan waktu lima jam lebih lama untuk mengirimkan jumlah paket yang sama pada tahun 2017 dan total sembilan hari pada tahun 2013.

Lima juta paket impor melewati  proses bea cukai dalam waktu kurang dari lima jam, proses yang sangat cepat jika dibandingkan dengan tahun 2017 (delapan jam) dan tahun 2016 (57 jam) untuk jumlah paket impor yang sama.

2. Robot pintar untuk pelayanan konsumen (customer service), menangani 98% permintaan informasi dari konsumen dalam sembilan bahasa, antara lain Bahasa Mandarin, Indonesia, Inggris, Rusia, Spanyol, Portugis, Thai, Vietnam, dan Melayu.

Lebih dari 800.000 pedagang di Tmall menggunakan robot pintar untuk pelayanan konsumen selama festival berlangsung.

3. Alat penerjemah dengan teknologi kecerdasan buatan/Artificial Intelligence (AI) milik Alibaba mendukung proses penerjemahan dari 21 bahasa untuk memfasilitasi dialog antara pembeli dan penjual selama festival berlangsung.

Lazada menggunakan teknologi ini untuk pertama kalinya, guna menyediakan layanan penerjemahan langsung dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia, Thai, Vietnam, dan sebaliknya di dalam chat room.

4. Tombol Pintar (Smart Touch) untuk konsumen tuna netra memungkinkan interaksi dengan menggunakan audio, sentuhan tangan, serta telinga yang membantu dalam mempelajari berbagai produk dan melakukan navigasi antarmuka.

5. Teknologi blockchain Alipay memfasilitasi penelusuran 150 juta produk yang diimpor dari 100 negara di platform Tmall, termasuk berlian, susu formula bayi, produk kesehatan dan kecantikan, minuman mengandung alkohol, beras dan madu.

6. Alibaba Wood, alat penyuntingan video dengan teknologi AI membantu pedagang menciptakan lebih dari satu juta video pendek berdurasi 20 detik yang dapat digunakan untuk keperluan promosi. Video tersebut dapat diproduksi hanya dalam waktu satu menit.

7. AI stocking untuk maksimalkan penjualan: Berbagai robot dengan kecerdasan buatan membantu proses seleksi dan rekomendasi produk berdasarkan fitur target penjualan dan variasi pasar, memprediksi volume penjualan, strategi harga, manufaktur consumer to business dan pengelolaan rantai pasok.

8. Asisten Belanja Alime: Lebih dari 800,000 pedagang dari berbagai kategori di Tmall menjalankan Asisten Belanja Alime, sebuah robot dengan teknologi kecerdasan buatan yang mampu menjawab pertanyaan konsumen selama 24 jam dalam sepekan.

Robot ini juga dapat memberikan rekomendasi produk berdasarkan permintaan konsumen dan kegemaran konsumen, serta memberikan laporan mengenai pengiriman barang dan pemberitahuan kapan barang konsumen akan tiba.

9. Lebih dari 200 pusat data internet global mendukung infrastruktur TI selama festival berlangsung, termasuk pusat data Alibaba Cloud terbaru di Zhangbei yang menggunakan teknologi ramah lingkungan, seperti pendinginan dengan angin, liquid immersion cooling, dan co-location. Teknologi tersebut menghemat konsumsi energi sebesar 70% dibandingkan pusat data tradisional.

10. Komputasi elastis Alibaba Cloud memiliki kemampuan yang dapat menampung lebih dari 10 juta CPU selama Festival berlangsung. Kapasitas ini sama besarnya dengan kapasitas 10 pusat Big Data, sebuah rekor baru untuk pulse computing.

Tag : alibaba group
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top