Ini 8 Kebijakan Kemenhub dalam Pengembangan Pelabuhan di Indonesia

Dukungan dan kepercayaan masyarakat sangat penting bagi pemerintah dalam mewujudkan transportasi laut yang andal, efektif, dan efisien.
Annisa Sulistyo Rini | 17 November 2018 15:48 WIB
Kapal Logistik Nusantara 4 yang melayani tol laut menurunkan kontainer muatannya saat bersandar di dermaga Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (28/6/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA -- Dukungan dan kepercayaan masyarakat sangat penting bagi pemerintah dalam mewujudkan transportasi laut yang andal, efektif, dan efisien. 

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) R. Agus H. Purnomo menyampaikan hal tersebut dalam Seminar Nasional IKATSi-UKIM dengan tema "Sistem dan Manajemen Transportasi yang Aplikatif Mendukung Akselerasi Pembangunan Daerah Kepulauan" yang diselenggarakan di Ambon, Maluku, Sabtu (17/11/2018).

Dia menyebutkan delapan kebijakan Kemenhub dalam upaya pengembangan pelabuhan-pelabuhan di seluruh Indonesia untuk meningkatkan konektivitas yang berdampak pada perekonomian.

"Kebijakan tersebut antara lain mendorong persaingan, investasi swasta, dan pemberdayaan penyelenggaraan pelabuhan," ujar Agus dalam keterangan resmi, Sabtu (17/11).

Selanjutnya, mewujudkan integrasi perencanaan, menciptakan kerangka kerja hukum dan peraturan yang tepat, mewujudkan sistem operasi pelabuhan yang aman, terjamin, dan optimal.

"Kebijakan ketujuh dan kedelapan adalah meningkatkan perlindungan lingkungan maritim dan mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) pendukung operasional pelabuhan," tambahnya.

Agus menyatakan Ambon, sebagai bagian dari Indonesia Timur, juga memerlukan layanan angkutan logistik yang andal selain angkutan penumpang. Hal itu untuk mewujudkan satu harga komoditas utama kebutuhan masyarakat.

"Kehadiran tol laut adalah salah satunya. Ini bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan memperlancar arus barang ke Ambon dan Maluku pada umumnya," ungkapnya.

Ada enam pelabuhan singgah kapal tol laut di wilayah Maluku yaitu Pelabuhan Namlea, Namrole di Leksura, Wonreli, Kaiwatu/Moa, Saumlaki, dan Pelabuhan Dobo.

Sejak kehadiran tol laut, Kemenhub menyatakan pemerintah terus mengembangkan trayek sesuai kebutuhan dan permintaan. Hingga saat ini, telah tersedia 18 trayek tol laut baik untuk Indonesia bagian barat maupun timur.
 

Tag : kemenhub, Tol Laut
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top