Cyronium Klaim Tumbuhkan Omset UKM Hingga 40 kali Lipat

Cyronium platform digital yang diciptakan untuk memfasilitasi scale up bisnis UKM mengklaim bisa meningkatkan omset hingga 40 kali lipat.
Mia Chitra Dinisari | 18 November 2018 18:58 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Cyronium platform digital yang diciptakan untuk memfasilitasi scale up bisnis UKM mengklaim bisa meningkatkan omset hingga 40 kali lipat.

Dalam menjalankan bisnisnya, Cyronium menggandeng UKM-UKM di Indonesia untuk bergabung di bawah platformnya. Cyronium menerbitkan token digital dengan teknologi blockchain.

Token ini bisa dibeli oleh member Cyronium, harganya fluktuatif seperti harga saham sehingga member bisa mengambil keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual. Selain itu, member Cyronium juga akan menerima imbal hasil dari program Scale Up UKM Cyronium dalam bentuk CYRO Rewards, yang dibagikan per enam bulan.

Founder Cyronium, Mardigu Wowiek Prasantyo juga mengatakan jika semakin banyak UKM yang berkembang maka semakin banyak pula pendapatan negara. Sesuai data dari Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemkop UKM) Yuana Sutyowati ada 58,91 UKM di Indonesia.

"Jika jumlah ini dikalikan 3 sesuai dengan kenaikan lapangan pekerjaan, maka akan ada 176,73 lapangan pekerjaan yang tersedia.” ujarnya dalam siaran persnya.

Salah satu bisnis yang bergabung dalam platform Scale Up UKM Cyronium adalah Teja Wisata.

Teja Wisata adalah merupakan UKM di bidang travel agent dengan berbagai penawaran destinasi wisata domestik maupun manca negara. Jika dilihat dari segi bisnis, usaha travel backpacker yang dimiliki Suteja ini dinilai cukup potensial. Karena di tengah padatnya rutinitas sehari-hari seperti halnya pekerjaan membuat orang ingin melepas penat. Salah satu caranya dengan berwisata ataupun jalan- jalan.

Bermula dari omset 20 juta perbulan, usaha Tour dan Travel ini bergabung ke Cyronium hingga kini mempunyai omset 1 Miliar perbulan.

Dia menjelaskan Cyronium telah membantu Teja Wisata menaikkan omset dengan berbagai strategi salah satunya adalah pemasaran online.

CEO Alfan Wahyu Ilham Robbani mengatakan proses scale up ini tidak hanya berdampak bagi unit bisnisnya saja.

Data dari Kementerian Koperasi dan UKM di tahun 2017 menunjukkan tingginya devisa negara dari para pelaku UKM. Semakin meningkatnya bisnis UKM, pendapatan negara juga akan meningkat secara signifikan.

“Tidak hanya itu, tenaga kerja Teja Wisata yang semula hanya berjumlah 2 orang, kini sudah menjadi 12 orang. Peran UKM adalah sebagai sarana mengentaskan masyarakat kecil dari jurang kemiskinan. Alasan utamanya adalah, tingginya angka penyerapan tenaga kerja oleh UKM.”

UKM juga memiliki peran yang sangat penting dalam pemerataan ekonomi masyarakat. Berbeda dengan perusahaan besar, UKM memiliki lokasi di berbagai tempat. Termasuk di daerah yang jauh dari jangkauan perkembangan zaman sekalipun. Keberadaan UKM di 34 provinsi yang ada di Indonesia tersebut memperkecil jurang ekonomi antara yang miskin dengan kaya. Selain itu, masyarakat kecil tak perlu berbondong-bondong pergi ke kota untuk memperoleh penghidupan yang layak.

Tag : ukm
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top