Sekolah Konglomerat Sasar Pelaku UMKM

Peningkatan jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang cukup pesat sejak 2013 lalu, membuat seorang pengusaha Indonesia Mardigu Wowiek Prasantyo menginisiasi sekolah untuk UMKM bernama Sekolah Konglomerat
Mia Chitra Dinisari | 22 November 2018 17:01 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -  Peningkatan jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang cukup pesat sejak 2013 lalu, membuat seorang pengusaha Indonesia Mardigu Wowiek Prasantyo menginisiasi sekolah untuk UMKM bernama Sekolah Konglomerat.

"Semakin banyak pengusaha UMKM adalah kabar bagus. Namun data mengatakan bahwa 80% perusahaan muda gagal berkembang. Bahkan mati sebelum tahun pertamanya," kata Mardigu dalam keterangan tertulisnya.

Mardigu menambahkan, ada banyak faktor yang memengaruhi sukses tidaknya UMKM. Faktor yang utama adalah pemasaran dan sumber daya manusia di dalamnya.

"Pengalaman saya 30 tahun berbisnis, saya percaya bahwa bisnis itu bukan apa yang dikerjakan, tapi siapa yang mengerjakan. Bukan apa bisnisnya, tapi siapa orang dibalik bisnis itu. Itu yang terpenting," katanya.

Dia bercita-cita bisa membantu 1.000 orang pengusaha bisa menjadi konglomerat. Bener-bener konglomerat. Bisnisnya banyak dan sukses, bisa menyerap ribuan tenaga kerja lokal, dan berkontribusi positif kepada masyarakat.

Mardigu hanya mengadakan 3 hari saja waktu sekolaj dan wajib menginap dan membawa laptop. Selama tiga hari full nanti, materi yang akan dibahas adalah full hardskill ilmu bisnis.

"Tiga hari adalah waktu yang cukup. Kita ajarkan semua aspek ilmu yang dibutuhkan oleh UKM untuk tumbuh seperti menata organisasi usaha, memiliki hirarki team , pengembangan SDM, who do what who get what, masalah distribusi, masalah persaingan usaha, masalah market size, masalah birokrasi negara kita bahas semuanya," tambahnya.

Dalam mengajarkan ilmu tersebut, Mardigu akan ditemani oleh 5 orang para profesional dan pebisnis senior di Indonesia. Kelima orang tersebut adalah Dr. Aviliani (Makro Ekonomi, Sekretaris Komite Ekonomi Nasional), Yuswohady (Chief Executive MarkPlus, Penulis 40 Buku tentang Marketing), James Gwee T.H., MBA (Service & Sales Expert), Andi Kartiko (Vice President TELKOMSEL CASH 2014-2015), dan Dr. Handry Satriago (CEO General Electic Indonesia).

Sekolah Konglomerat ini, tambah Mardigu, akan diadakan di Mercure Convention Centre, Ancol, Jakarta Utara pada hari Jumat sampai Minggu, 07 – 09 Desember 2018.

Tag : umkm
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top