Tiki Serius Garap Pasar Dagang-el

PT Citra Van Titipan Kilat (Tiki) serius menggarap pasar perdagangan elektronik (e-commerce) seiring pertumbuhan dan potensi besar dari bisnis tersebut.
Ilham Budhiman | 23 November 2018 20:06 WIB
Tiki -

Bisnis.com, JAKARTA - PT Citra Van Titipan Kilat (Tiki) serius menggarap pasar perdagangan elektronik (e-commerce) seiring pertumbuhan dan potensi besar dari bisnis tersebut.

Keseriusan Tiki dalam menggarap bisnis tersebut telah dilakukan sejak satu tahun terakhir dan akan terus diperluas dengan melakukan terobosan dari berbagai layanan Tiki.

Managing Director Tiki Tomy Sofhian mengatakan saat ini porsi e-commerce memang belum berkontribusi banyak dibandingkan dengan korporasi atau ritel. 

Di sisi lain, langkah Tiki bekerja sama dengan sejumlah marketplace seperti Bukalapak, Tokopedia dan Lazada akan menggenjot transaksi Tiki di pasar e-commerce.

"Kita tahu pertumbuhan e-commerce potensial. Tapi, saat ini kuenya masih sangat kecil dibandingkan dengan konvensional. Meskipun begitu, pertumbuhannya luar biasa sehingga kita tertarik masuk ke situ (pasar ecommerce)," katanya, Jumat (23/11/2018).

Sebagai langkah menghadapi potenis besar e-commerce, rencana jangka panjang Tiki adalah membangun mega hub atau mesin sortir otomatis. 

Menurutnya, saat ini tengah dalam tahap proses bidding sehingga belum ditentukan kapan pembangunan akan direalisasikan.

"Kita ingin melihat kapan kira-kira bisa dieksekusi, apakah di [tahun] 2019 atau 2020," ujarnya.

Tomy mengatakan megahub dibutuhkan untuk memenuhi kecepatan pengiriman atau pengumpulan paket. Secara manual, waktu 4 jam diperlukan untuk ratusan ribu paket, namun dengan adanya megahub maka dipersingkat menjadi 2 jam. 

Saat ini, rata-rata pertumbuhan Tiki mencapai 20% per tahun. Pada tahun ini, pertumbuhan bisa mencapai 25% atau lebih tinggi di atas rata-rata.

Tag : tiki
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top