Damri Kejar Kenaikan Laba 3 Kali Lipat Jadi Rp21 Miliar

Perusahaan transportasi pelat merah, Perum Damri, optimistis pada tahun ini terjadi peningkatan laba bersih hingga 300% dibandingkan dengan tahun lalu.
Ilham Budhiman | 26 November 2018 20:31 WIB
Dirut Perum Damri Setia N Milatia Moemin (kanan) bersama Direktur Telkom Dian Rachmawan (tengah) dan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono (kiri) mencoba Bus Damri saat peluncuran E-Ticketing Damri di Pool Damri Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/11/2018). - ANTARA/Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan transportasi pelat merah, Perum Damri, optimistis pada tahun ini terjadi peningkatan laba bersih hingga 300% dibandingkan dengan tahun lalu.

Direktur Utama Damri Setia N. Milatia Moemin mengatakan pihaknya menargetkan laba bersih sekitar Rp21 miliar atau lebih tinggi dari tahun lalu yang tercatat Rp7 miliar.

Hal ini juga sejalan dengan transformasi bisnis perusahaan yang telah dilakukan pembehanan secara internal serta penerapan program digitalisasi pada kontrol pendapatan dan biaya.

"Kami menerapkan revenue dan cost control yang cukup tepat di mana sebelumnya dilakukan secara manual. Sekarang, kami lakukan lebih tersistem, inventory. [Kami] tahu barang dipasang di bus mana, tahu kapan harus ganti," katanya di sela-sela HUT ke-72 Damri, Senin (26/11/2018).

Sistem digitalisasi Damri, menurutnya, akan diterapkan di seluruh wilayah Indonesia pada Desember mendatang mengingat saat ini masih diterapkan di 10 kota besar di Tanah Air. Dengan begitu, dia yakin target peningkatan 300% tersebut akan tercapai.

"Proses transformasi ini harus menjadi penguatan dari pencapaian manajemen yang sebelumnya. Kita semua harus yakin bahwa Damri masih memiliki banyak potensi yang bisa digali dan dikembangkan," katanya.

Di tempat yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap Damri dapat menjadi pemimpin konektivitas transportasi nasional khususnya di moda transportasi Darat. Apalagi, BUMN itu memberikan suatu layanan di banyak tempat yang mencakup daerah terpencil. 

Budi juga menerangkan kompetisi dalam bidang jasa layanan transportasi kian ketat dan cepat sehingga dirinya meminta Perum Damri dapat terus melakukan upaya-upaya sebagai langkah untuk menyongsong persaingan. 

Damri diharapkan mampu memenangkan kompetisi yang ada saat ini dengan fokus dan memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat. 

Di sisi lain, Menhub meminta agar Damri dapat melakukan pemetaan pada daerah-daerah di Indonesia yang berpotensi atau membutuhkan layanan transportasi jalur darat. 

Dengan langkah ini, menurutnya, Perum Damri dapat senantiasa melayani masyarakat serta dapat menghasilkan keuntungan yang lebih baik. 

“Saya yakin masih ada kesempatan untuk Damri kalau secara jeli dilakukan pengamatan itu,” ujarnya.

 

Tag : damri
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top