Tol Ciawi-Cigombong Beroperasi, Waktu Tempuh 1,5 Jam Jadi 15 Menit

Pengoperasian tol Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 kilometer (km), yang menjadi bagian dari ruas tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), dapat memangkas waktu tempuh perjalanan menjadi lebih efisien.
Irene Agustine | 01 Desember 2018 15:52 WIB
Warga melintas di ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi I yang belum beroperasi di CIawi, Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/11/2018). - ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, CIAWI -- Pengoperasian tol Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 kilometer (km), yang menjadi bagian dari ruas tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), dapat memangkas waktu tempuh perjalanan menjadi lebih efisien.
 
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sugiyartanto mengatakan selama ini perjalanan Ciawi-Cigombong ditempuh dalam waktu 1,5 jam jika melewati jalan nasional.
 
"Dengan adanya tol ini, waktu tempuh 1,5 jam bisa ditempuh 15 menit saja. Cukup memangkas waktu tempuh signifikan," paparnya dalam sambutan saat peresmian tol Bocimi, Sabtu (1/12/2018).

Ruas tol ini telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, hari ini. Adapun tarifnya ditetapkan sebesar Rp15.000 untuk kendaraan golongan I.
 
Setelah seksi I selesai dibangun, Sugiyartanto menerangkan pembangunan tol Bocimi yang memiliki total panjang 54 km akan berlanjut di seksi II dengan panjang 11,9 km dan menghubungkan Cigombong-Cibadak.
 
Selanjutnya, pembangunan berlanjut di seksi III untuk ruas Cibadak-Sukabumi Barat sepanjang 13,7 km. Kemudian, seksi IV menghubungkan Sukabumi Barat-Sukabumi Timur sepanjang 13,05 km.
 
"Rencananya seluruh ruas tol akan diselesaikan pada 2021," ungkapnya.
 
Setelah beroperasi, seksi I tol Bocimi diharapkan bisa memecah kepadatan lalu lintas Bogor- Sukabumi. Pasalnya, Cigombong merupakan salah satu titik kemacetan di jalur sepanjang 60 km tersebut.
 
Konsesi ruas tol ini dipegang oleh anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk. dengan total nilai investasi mencapai Rp7,7 triliun.

Tag : Tol Bocimi, Kementerian PUPR
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top