Harga Beras Berpotensi Naik pada Akhir Tahun

Potensi kenaikan harga beras pada akhir tahun hampir bisa dipastikan terjadi, seiring dengan melambungnya harga gabah kering panen sebesar 3,64% menjadi Rp5.116 per kg pada November 2018.
Hadijah Alaydrus | 03 Desember 2018 14:59 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman (kanan) bersama Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Beras Induk Cipinang (PIBC), Jakarta, Kamis (8/11/2018). - ANTARA/Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA - Potensi kenaikan harga beras pada akhir tahun hampir bisa dipastikan terjadi, seiring dengan melambungnya harga gabah kering panen sebesar 3,64% menjadi Rp5.116 per kg pada November 2018.

Sementara itu, kenaikannya di tingkat penggilingan mencapai Rp5.212 per kg atau naik 3,43% pada November, dibandingkan bulan sebelumnya. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menuturkan peningkatannya kalau dibandingkan dengan tahun lalu hampir sama. "Kalau memasuki bulan Oktober, November, Desember, itu biasanya selalu terjadi kenaikan harga gabah," tegas Suhariyanto, Senin (3/12). 

Pasalnya pada Oktober, November, Desember, Januari sudah memasuki musim tanam, di mana jumlah pasokan gabah pasti akan turun. "Ya biasa itu, selalu terjadi pada waktu itu," ungkap Suhariyanto. 

BPS menilai kenaikan harga gabah kering panen memiliki dampak positif karena nilai tukar petani bisa ikut meningkat. Biasanya, kenaikan harga pada akhir tahun biasanya terjadi untuk tanaman pangan sehingga petani menerima uang yang lebih banyak. 

Intinya, Suhariyanto melihat tahun ini jumlah stok beras di Bulog cukup sehingga kalau terus dilakukan operasi pasar, harga di level konsumen tetap bagus.  "Idealnya kan begitu, di konsumen tetap rendah, di petani tinggi sehingga jadi pendapatan untuk petani," kata Suhariyanto. 

Pada November 2018, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan mencapai Rp9.771 per kg atau naik 1,3% dibandingkan bulan sebelumnya. 

Sementara itu, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp9.604 per kg atau naik 2,22%. Rata-rata harga beras kualitas rendah di penggilingan sebesar Rp9.426 per kg, atau meningkat 2,52%. 

Jika dibandingkan dengan November tahun lalu, BPS melihat rata-rata harberas pada semua kualitas mengalami kenaikan 2,43% untuk beras premium, 3,49% untuk kualitas medium dan 4,28% kualitas rendah.

Tag : Harga Beras
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top