Cellum Bidik Potensi Bisnis Mobile Wallet di Indonesia

Sistem transaksi keuangan digital tersebut dinilai sangat efektif dan efisien, terutama bagi generasi millennial. Berdasarkan data We Are Social 2018, pengguna internet di Indonesia mencapai 132 juta jiwa atau lebih dari 50% dari populasi penduduk Indonesia dan sebagian besar merupakan pengguna mobile internet (124 juta jiwa). Adapun penggunaan internet sebagai transaksi keuangan telah mencapai angka 27%.
Dewi Andriani | 04 Desember 2018 09:45 WIB
Ilustrasi pembayaran mobile menggunakan ponsel pintar - flickr

Bisnis.com, JAKARTA – Pertumbuhan industry digital di Indonesia dalam kurun beberapa tahun terakhir ikut mendorong berkembangnya sistem pembayaran elektronik berupa mobile wallet.

Sistem transaksi keuangan digital tersebut dinilai sangat efektif dan efisien, terutama bagi generasi millennial. Berdasarkan data We Are Social 2018, pengguna internet di Indonesia mencapai 132 juta jiwa atau lebih dari 50% dari populasi penduduk Indonesia dan sebagian besar merupakan pengguna mobile internet (124 juta jiwa). Adapun penggunaan internet sebagai transaksi keuangan telah mencapai angka 27%.

Melihat potensi tersebut, Cellum, penyedia mobile wallet asal Eropa ikut masuk dalam pasar Indonesia dengan menggandeng PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya yaitu PT Metra-Net (Metranet) dalam menggarap platform mobile payment di Indonesia.

CEO Cellum Janos Koka mengatakan bahwa pihaknya memiliki ambisi yang besar di pasar Asia Pasifik untuk menjadi salah satu penyedia solusi pembayaran digital. Cellum sendiri memiliki serangkaian layanan solusi pembayaran digital berupa mobile wallet, layanan transaksi dengan electronic money (e-money) melalui mobile phone atau gadget.

Layanan transaksi digital tersebut meliputi Cellum Mobile Next, platform transaksi aman yang dapat menangani hampir semua sumber pendanaan dan mendukung semua platform mobile terkemuka.

“Kami juga memiliki Cellum Mobile Wallet yang memungkinkan pelanggan mengelola beberapa sumber pembayaran dan kartu loyalitas di dalam smartphone mereka, dan melakukan pembayaran,” ujarnya.

Selain itu, Cellum juga memiliki teknologi pembayaran digital bagi perusahaan melalui Cellum Plug & Pay, solusi off-the-shelf yang dapat dibangun ke dalam aplikasi dalam hitungan hari dengan menggunakan teknologi back-end dan kartu penyimpanan yang dipatenkan PCI DSS Cellum.

Banyaknya sistem pembayaran yang disediakan menjadikan Cellum masuk dalam jajaran 10 penyedia solusi pembayaran dengan pertumbuhan tercepat oleh APAC Business Headlines, majalah yang menyediakan  platform marketing bagi para pemimpin industri dan professional.

Sementara itu, CEO Metranet Widi Nugroho yang juga salah satu anggota Board of Director Cellum mengatakan masuknya Cellum dalam daftar “10 Penyedia Solusi Pembayaran yang Tumbuh Tercepat” oleh APAC Business Headlines mampu mewujudkan visi Metranet.

“Kami memiliki visi untuk menjadi the most reliable monetizing partner di industry online Indonesia. Pencapaian ini memotivasi kami selalu meningkatkan kinerja dengan memberikan layanan terbaik,” tuturnya.

Tag : digital
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top