Harga Batu Bara Melemah, Indeks Manufaktur Indonesia Turun Tipis

Berita di kanal Industri Bisnis.com Selasa (4/12/2018) pagi yang paling banyak dibaca membahas tentang pelemahan harga batu bara yang masih berlanjut, hingga indeks manufaktur Indonesia yang melanjutkan penurunan pada bulan November 2018.
Ahmad Rifai | 04 Desember 2018 11:05 WIB
Alat berat dioperasikan untuk membongkar muatan batu bara dari kapal tongkang, di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/4/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, Jakarta - Pelemahan harga batu bara yang masih berlanjut menjadi berita terpopuler di kanal Industri Bisnis.com  pagi ini Selasa (4/12/2018).

Selain itu, indeks manufaktur Indonesia yang melanjutkan penurunan pada bulan November 2018, turut masuk dalam jajaran berita terpopuler.

Berikut 5 berita terpopuler Bisnis.com dari kanal industri pagi ini.

1. PEMBATASAN IMPOR DARI CHINA, Pelemahan Harga Batu Bara Berlanjut

Penurunan harga batu bara sejak Agustus 2018 terus berlanjut hingga bulan ini. Harga batubara acuan (HBA) Desember 2018 sebesar US$92,51 per ton turun 5,51% dibandingkan dengan bulan sebelumnya US$97,90 per ton.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan bahwa penurunan HBA pada bulan ini dipengaruhi oleh pelemahan rata-rata indeks bulanan, yaitu. . . . selengkapnya baca di sini.

2. Indonesia Morowali Industrial Park Buka Lebih dari 1.000 Lowongan Kerja

PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menyiapkan lebih dari 1.000 lowongan kerja dalam Job Fair 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Morowali.

Penanggung jawab rekrutmen Job Fair 2018 IMIP Eko Khairul mengatakan, melihat posisi yang saat ini dibuka oleh perusahaan, peluang para pencari kerja untuk terakomodir sangat terbuka lebar.

Ini dia kualifikasi dan daftar jurusan yang dipersilahkan mendaftar, selengkapnya baca di sini.

3. PUPR Perkirakan Panjang Tol Surplus dari Target 1.000 Km

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkirakan target panjang tol hingga akhir 2019 surplus dari target 1000 kilometer.

Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiartanto mengatakan target 1000 kilometer sudah pasti bisa dilewati pihaknya mengingat hingga 2019 sejumlah jalan tol dipastikan tuntas dikerjakan.

Ini daftar jalan tol yang ditargetkan akan tuntas akhir 2019, selengkapnya baca di sini.

4. Opsi Reklamasi untuk Soekarno-Hatta Jilid II Didukung

Komite Ekonomi dan Industri Nasional menilai reklamasi bisa menjadi opsi penyediaan lahan dalam pembangunan Bandara Soekarno-Hatta II di Tangerang, Banten.

Staf ahli ekonomi Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Ronny P Sasmita mengungkapkan rentetan faktor penting mengapa PT Angkasa Pura (AP) II perlu membangun bandara baru dalam wujud Bandara Soekarno Hatta II.

Selengkapnya baca di sini.

5. Indeks Manufaktur Indonesia Turun Tipis pada November 2018

Indeks manufaktur Indonesia melanjutkan penurunan pada November 2018, walaupun masih dalam level ekspansif.

Berdasarkan Nikkei Indonesia Manufacturing PMI yang dirilis Senin (3/12/2018), pada November pada tahun ini indeks manufaktur nasional berada di angka 50,4 atau turun tipis dari bulan sebelumnya yang sebesar 50,5.

Ternyata ini penyebab sektor manufaktur Indonesia mengalami perlambatan. Selengkapnya baca di sini.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top