Visa Akan Tingkatkan Keamanan Sistem Pembayaran

Visa, penyedia teknologi pembayaran digital terdepan di dunia, hari ini meluncurkan Future of Security Roadmap untuk Indonesia, yakni sebuah skema yang menjabarkan pendekatan dalam meningkatkan keamanan sistem pembayaran di Indonesia selama empat tahun ke depan.
Mia Chitra Dinisari | 04 Desember 2018 14:31 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Visa, penyedia teknologi pembayaran digital terdepan di dunia, hari ini meluncurkan Future of Security Roadmap untuk Indonesia, yakni sebuah skema yang menjabarkan pendekatan dalam meningkatkan keamanan sistem pembayaran di Indonesia selama empat tahun ke depan.

Roadmap ini berfokus pada sejumlah inisiatif utama dalam meningkatkan keamanan pembayaran seiring perkembangan teknologi yang mengubah cara konsumen dalam membayar. Beberapa inisiatif tersebut, diantaranya:

Devalue data yaitu engenkripsi data sensitif dengan menggunakan Kartu Chip EMV dan Tokenisasi

Kemudian protect data untuk melindungi data pembayaran dengan mematuhi Payment Card Industry

Harness data guna menghentikan penipuan sebelum terjadi menggunakan Dynamic Risk-Based Authentication

Dan empower Everyone yang merangkul pemegang kepentingan dalam memperkuat keamanan pembayaran

Riko Abdurrahman, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia mengatakan, Future of Security Roadmap untuk Indonesia memastikan keamanan ekosistem pembayaran merupakan prioritas utama dan kami meyakini bahwa hal ini merupakan tanggung jawab bersama antara penyedia jaringan pembayaran, konsumen, perbankan, dan pemerintah.

Dia mengatakan perkembangan teknologi mendorong cara-cara pembayaran yang inovatif, tetapi di sisi lain, juga membawa risiko tersendiri. Untuk mencegah penipuan, tentunya penting untuk berkolaborasi dan berinvestasi dalam meningkatkan keamanan sistem pembayaran, selaras pentingnya berinovasi dalam menciptakan pengalaman baru dalam bertransaksi.

"Roadmap Visa diterbitkan demi menjawab pesatnya transformasi pembayaran di Indonesia seiring hadirnya sejumlah inovasi seperti pembayaran mobile yang semakin meningkatkan ekspektasi konsumen saat melakukan pembayaran," katanya dalam siaran persnya.

Berdasarkan studi Consumer Payment Attitudes yang dilakukan Visa, keamanan merupakan kekhawatiran utama para konsumen di Asia Tenggara, di mana dua pertiga konsumen (67%) merasa khawatir dengan keamanan informasi pribadi mereka saat menggunakan ponsel untuk melakukan pembayaran.

Saat ditanya secara spesifik, konsumen di Indonesia menyebutkan bahwa kehilangan atau kecurian ponsel, menjadi korban peretasan atau pencurian data, serta serangan malware dan virus dalam ponsel merupakan tiga kekhawatiran terbesar saat melakukan pembayaran menggunakan ponsel.

Visa bekerja sama dengan para pemangku kepentingan di industri pembayaran, termasuk diantaranya institusi keuangan, pelaku usaha, pembuat kebijakan, penegak hukum, dan pemegang akun dalam rangka memastikan keamanan pembayaran. Visa Future of Security Roadmap merupakan sebuah dokumen yang komprehensif disusun dari hasil konsultasi dan kerja sama yang dapat digunakan sebagai panduan untuk meningkatkan keamanan sistem pembayaran di Indonesia.

Visa menyajikan roadmap tersebut ke seluruh dunia untuk memperkokoh keamanan ekosistem pembayaran global, serta berkolaborasi dengan sejumlah institusi di Indonesia untuk menyelaraskan inisiatif keamanan tersebut.

Tag : visa
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top