Kata.ai Kembangkan AI Percakapan dan Informasi Teks

Kata.ai, usaha rintisan yang bergerak di bidang teknologi kecerdasan buatan (artificial intellegence) memperkenalkan inovasi terbaru dari Kata Platform 3.0, Sebuah platform untuk pengembangan chatbot.
Syaiful Millah | 06 Desember 2018 08:21 WIB
Kata.ai buat chatbot gratis - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Kata.ai, usaha rintisan yang bergerak di bidang teknologi kecerdasan buatan (artificial intellegence) memperkenalkan inovasi terbaru dari Kata Platform 3.0, Sebuah platform untuk pengembangan chatbot.

CEO and Founder Kata.ai Irzan Aditya mengatakan kecerdasan buatan merupakan teknologi utama yang akan mendorong proses transformasi digital bagi pelaku usaha dalam negeri.

“Kami percaya AI dapat meningkatkan produktivitas bagi para pelaku bisnis dan menawarkan layanan terbaik bagi konsumen. Oleh sebab itu, Kata.ai terus mengembangkan teknologi ini lebih baik lagi,” katanya saat ditemui usai acara Interact 2018 di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Irzan menyebut inovasi baru yang hadir dalam Kata Platform 3.0 adalah Text Summarization, sebuah fitur yang secara otomatis mengolah informasi teks panjang menjadi ringkasan dalam tiga kalimat.

Teknologi kecerdasan buatan dan mesin pembelajaran yang dikembangkan akan mampu mengenali topik utama dalam informasi teks, kemudian memadatkannya dalam beberapa kalimat. Inovasi ini, diharapkan memudahkan pembaca untuk mencerna informasi dalam teks singkat.

Inovasi teranyar lainnya yaitu Voice Chatbot, sebuah fitur yang memungkinkan chatbot untuk mengolah pesan dalam bentuk suara sehingga pengguna dapat berinteraksi langsung dengan chatbot yang berbicara langsung tanpa perlu mengirim pesan.

Kata Platform sendiri, telah digunakan oleh lebih dari 3.700 developer lokal untuk pengembangan teknologi chatbot dan telah memproses pesan hingga 400 juta transaksi sejak pertama kali diluncurkan pada 2017 lalu.

Irzan menyampaikan pihaknya percaya bahwa teknologi kecerdasan buatan bukan merupakan ancaman bagi manusia, melainkan alat yang akan mendukung kerja lebih produktif.

“Kami memandang AI sebagai enabler dan jembatan interaksi antara manusia dengan mesin yang menghasilkan kolaborasi untuk memudahkan dan mengoptimalkan pekerjaan yang dilakukan,” ujarnya. 

Tag : internet, aplikasi
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top