DHL Express Bangun Gateway Ketujuh di Semarang Senilai Rp49 Miliar

DHL Express, penyedia layanan logistik intenasional, mengucurkan dana investasi sebesar 3,4 juta euro atau setara Rp49 miliar guna membangun gudang ekspedisi atau gateway ketujuh.
Rio Sandy Pradana | 06 Desember 2018 17:57 WIB
3.Kepala Bidang Fasilitas Kepabaean dan Cukai Direktorat Jenderal Bea Cukai Jateng dan DIY Juli Tri Kisworini (dari kanan), Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang Ulfi Imran Basuki, Aviation and Cargo Section Head Angkasa Pura I Heryadi dan sejumlah tamu undangan sedang melakukan Groundbreaking Ceremony DHL Express Indonesia Jalan Pamularsih Semarang, Jawa Tengah, Kamis (6/12 - 2018).

Bisnis.com, SEMARANG – DHL Express, penyedia layanan logistik intenasional, mengucurkan dana investasi sebesar 3,4 juta euro atau setara Rp49 miliar guna membangun gudang ekspedisi atau gateway ketujuh.

Senior Technical Advisor untuk DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad mengatakan gateway tersebut akan mendukung peningkatan kebutuhan pengiriman di Kota Semarang dan secara umum di Jawa Tengah.  Selain Semarang, enam gateway lain berada di Jakarta, Batam, Medan, Denpasar, Balikpapan, dan Surabaya.

“Gateway ini memiliki kapasitas yang mampu memproses satu juta pengiriman per tahun. Semarang sebagai pusat ekonomi di Jawa Tengah memiliki pertumbuhan melampaui rata-rata nasional,” katanya dalam acara groundbreaking DHL Gateway Facility di Semarang, Kamis (6/12/2018).

Dia menambahkan fasilitas yang berlokasi di kawasan Pamularsih Semarang Barat itu akan menghubungkan bisnis di Jawa Tengah ke pasar intemasional. Fasilitas ini akan berfungsi sebagai gateway dan bonded zone atau Tempat Penimbunan Sementara/TPS), serta regulated agent dengan keahlian pemindaian untuk ekspor.

Dia menuturkan fasilitas DHL Express terbaru mampu menghubungkan pebisnis di Semarang dengan pelanggan pada jaringan internasional di lebih dari 220 negara. Menurutnya, Semarang telah mengalami perkembangan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir mampu tumbuh sebagai sentra bagi kota lain di Jawa Tengah, seperti Yogyakarta, Solo, dan Boyolali.

Ahmad memaparkan fasilitas seluas 3,084 m2 di atas tanah seluas 5.950 m2 mampu memberikan layanan logistik internasional terbaik di kelasnya bagi para pebisnis.

Gateway itu dikelola oleh 30 Spesialis Intemasional Bersertifikat, fasilitas itu dilengkapi dengan peralatan canggih, seperti unit dual view X-ray yang memberikan citra yang lebih jelas untuk proses pemindaian, Explosive Vapor and Trace Detector, dan motorized conveyor system untuk meningkatkan efisiensi dalam pemrosesan barang kiriman.

Rancangan fasiltas, imbuhnya, mempertimbangkan pedoman sertifikasi keamanan Transported Asset Protection Association (TAPA) yang menggunakan penerapan standar keamanan tertinggi untuk mengangkut pengiriman melalui sistem rantai pasok.

Fasilitas tersebut juga dilengkapi lebih dari 100 kamera keamanan digital dengan timestamp, alarm kebakaran dan penyusup, serta memberlakukan akses terbatas ke area tertentu.
“Gateway ini akan mendapatkan sertifikasi TAPA setelah pembangunan gedung selesai,” ujarnya.

Pembangunan gateway di Semarang adalah satu di antara beberapa investasi yang telah dikukuhkan oleh DHL Express Indonesia dalam tahun ini, termasuk juga service center di Pulogadung dan Jakarta Distribution Center yang berlokasi di Soewarna Business Park Cengkareng.

Dalam 6 tahun terakhir, DHL telah menanamkan modalnya lebih dari Rp600 miliar atau sekitar 44 juta euro dan membuka banyak peluang kerja bagi masyarakat Tanah Air.

Tag : dhl express
Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top