AirAsia Selangkah Lagi Punya Maskapai di Vietnam

AirAsia Group selangkah lagi akan melakukan ekspansi perusahaan di Vietnam, seiring dengan penandatanganan nota kesepahaman dengan mitra lokal di negara tersebut.
Rio Sandy Pradana | 06 Desember 2018 18:45 WIB
Dion Putra Arie Parada M / Lampiran15.27 (3 jam yang lalu) ke bcc: saya image.png BERITA PERS DAPAT DITERBITKAN SEGERA AirAsia tanda tangani Memorandum Group CEO AirAsia Tony Fernandes (depan tengah kiri) berjabat tangan dengan Tran Trong Kien, CEO Thien Minh Travel Joint Stock Company (TMG) sekaligus General Director Hai Au Aviation Joint Stock Company (HAA).

Bisnis.com, JAKARTA--AirAsia Group selangkah lagi akan melakukan ekspansi perusahaan di Vietnam, seiring dengan penandatanganan nota kesepahaman dengan mitra lokal di negara tersebut.

CEO AirAsia Group Tony Fernandes menandatangani MoU dengan Tran Trong Kien, dalam kapasitasnya sebagai CEO Thien Minh Travel Joint Stock Company (TMG) dan General Director Hai Au Aviation Joint Stock Company (HAA).

Adapun, penandatanganan dilaksanakan di sela-sela Vietnam Travel and Tourism Summit 2018, disaksikan oleh Wakil Perdana Menteri Vietnam, Vu Duc Dam dan Wakil Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Vietnam, Le Quang Tung.

"Vietnam adalah salah satu negara dengan populasi besar di Asean yang masih belum kami jajaki. Memorandum hari ini menegaskan kembali komitmen kami untuk mewujudkan kehadiran di Vietnam," kata Tony dalam siaran pers, Kamis (6/12/2018).

Dia optimistis terhadap rencana ekspansi tersebut, karena Vietnam dianggap sebagai negara dengn salah satu perekonomian paling dinamis dengan perkembangan paling cepat di Asia.

Tony menuturkan AirAsia telah beroperasi di lima destinasi Vietnam, termasuk destinasi terbaru, Phu Quoc. Selain itu, jaringan penerbangan akan terus diperluas untuk menghubungkan Vietnam dengan Asean dan sekitarnya melalui joint venture.

"Kami sangat bersemangat dan tidak sabar untuk membawa lebih banyak pengunjung ke negara yang menakjubkan ini serta menawarkan perjalanan udara terjangkau ke 95 juta penduduk Vietnam dalam waktu dekat," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, CEO TMG dan General Director HAA, Tran Trong Kien menuturkan sektor pariwisata Vietnam telah menunjukan performa yang baik. Jumlah kedatangan internasional telah berlipat ganda selama tiga tahun terakhir dan perjalanan domestik dan luar negeri juga telah berkembang pesat.

"Sektor ini telah berkontribusi besar terhadap perkembangan ekonomi dan kemajuan sosial saat ini. Vietnam sebagai sebuah negara membutuhkan konektivitas yang lebih baik untuk melanjutkan tren ini dan memungkinkan sektor pariwisata untuk mencapai potensi terbaiknya," kata Trong Kien.

Penambahan AirAsia sebagai maskapai baru, menurutnya, adalah langkah yang sangat dibutuhkan dan disambut baik. Maskapai baru akan memberikan pilihan yang lebih beragam dan lebih baik kepada penduduk setempat.

AirAsia mengoperasikan 141 penerbangan pulang-pergi setiap pekan di 13 rute - termasuk enam rute unik - yang menghubungkan Hanoi, Ho Chi Minh City, Da Nang, Nha Trang dan Phu Quoc dengan Kuala Lumpur, Penang dan Johor Bahru di Malaysia, Bangkok dan Chiang Mai di Thailand dan Manila di Filipina, serta telah membawa 12 juta penumpang menuju dan dari Vietnam sejak memasuki pasar pada 2005.

Tag : airasia
Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top